Monday, 09 December 2019

Multaqa Ulama Aswaja di Madura: Hentikan Kebijakan yang Menyengsarakan Rakyat

Multaqa Ulama Aswaja di Madura: Hentikan Kebijakan yang Menyengsarakan Rakyat

Madura, Swamedium.com — Bersamaan dengan Haflah Maulidun Nabawi As Syarif Sayidina wa Maulana Muhammad Rasulillah Saw 1441H, telah diselenggarakan Multaqa Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di ndalem (kediaman) KH. Toha Cholili, Dzurriyah Syaikhona Cholil Bangkalan Madura, Ahad 17 November 2019, bertepatan dengan 20 Rabiul Awwal 1441H.

Pada Multaqa Ulama Aswaja kali ini, para Ulama menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Bahwa Negeri kita tidak bisa dipisahkan dari peran Ulama, baik dalam perjuangan mengusir penjajah; Belanda, Inggris, Portugis, maupun Jepang, dalam menjaga keutuhan dan persatuan Indonesia, dalam membangun peradaban maupun dalam menghadapi problem multidimensional yang mendera bangsa Indonesia.

Bahwa Ulama adalah pewaris para nabi, ulama laksana bintang yang menerangi, yang membimbing, mendidik umat untuk iman dan bertaqwa kepada Alloh; memperbaiki umat sekaligus membersihkan umat dari berbagai kekufuran dan kemaksiatan.

Bahwa Ulama wajib dimulyakan, haram dihinakan, dinistakan, dikriminalisasi.

Bahwa Isu deradikalisasi yang diprogramkan oleh rezim merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian umat ini atas agenda utamanya; isti’nafu hayatil Islamiyah.

Bahwa kriminalisasi terhadap ajaran islam -khilafah sebagai ajaran aswaja- dan ulama merupakan propaganda rezim sebagai upaya untuk menjauhkan Islam, ajaran Islam dan ulama dari umat.

Bahwa indikasi bangkitnya ideologi komunisme merupakan kenyataan yang harus diwaspadai.

Bahwa disintegrasi sedang mengancam Indonesia dengan aksi pembunuhan dan pengusiran warga, pendudukan kantor pemerintahan yang dilakukan oleh OPM (Organisasi Papua Merdeka) secara nyata dan terang-terangan.

Bahwa banyak kebijakan yang dilakukan oleh penguasa menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan rakyat.

Bahwa Khilafah adalah satu-satunya sistem kenegaraan yang disyariatkan oleh Islam. Seluruh ulama ahlus sunnah wal jama’ah dari berbagai madzhab, telah berittifaq (sepakat) atas hukum wajibnya untuk menegakkan khilafah.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.