Saturday, 07 December 2019

Jejak Hijrah Jody ‘Super Bejo’ di Even Hijrah Fest 2019 Makassar

Jejak Hijrah Jody ‘Super Bejo’ di Even Hijrah Fest 2019 Makassar

Makassar, Swamedium.com — Tahun 2016 merupakan titik awal Jody ‘Super Bejo’ merasa tidak bisa terima dengan ketentuan Allah. Ia merasa kecewa, sebab disaat ia hendak berbuat baik, ternyata Allah mengujinya dengan cobaan yang sangat sulit untuk diterimanya.

Saat itu, pria yang bernama lengkap Jody Sumantri ini menceritakan dia baru saja membuat musala untuk sebuah acara otomotif di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan. Tapi, setelah itu dia justru diberikan cobaan terkena serangan jantung.

“Saya ini sudah punya tiga ring di dalam tubuh. Saya mau ketemu Allah dalam kondisi yang bersih, makanya semua tato di badan saya diusahakan dihapus,” cerita Jody, Jumat (22/11/2019).

Namun sang istri membantunya untuk bisa sembuh dan terus semangat. Salah satu cara yang dianjurkan sang istri adalah melakukan tahajud selama 40 hari, tidak harus setiap hari tapi 40 kali selama dua bulan.

“Alhamdulillah, Allah masih memberikan saya begitu banyak kenikmatan. Saya sakit, tapi Allah masih memanjangkan usia saya,” kata pria berkacamata ini.

Sudah kena serangan jantung, Jody mengatakan dirinya siap jika dipanggil kapan pun ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Hijrah menjadi keputusan Jody sendiri. Keluarganya pun dibuat kaget dan shock karena perubahannya. Tekadnya semakin bulat, bahkan ia mengaku telah menjual semua asetnya yang masih dicicil guna menjauhkan diri dan keluarganya dari dosa riba.

“Saya ngontrak, dan saya lebih tenang dan bahagia,” imbuhnya.

Meski sudah memutuskan untuk hijrah, Jody ‘Super Bejo’ tidak sepenuhnya meninggalkan dunia hiburan. Selain baru mengeluarkan single, Jody juga masih sering menjadi MC. Masih menerima tawaran sebagai MC. Hanya saja gaya MC Jhody dan Edwin sudah berbeda.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.