Kamis, 22 Oktober 2020

Rentenir Pajak

Rentenir Pajak

Foto: Bayar pajak. (ilustrasi/republika)

Jakarta, Swamedium.com — Akun rekening yang saldonya 1M, siap2 diuber pajak. Perkara ini bukan gara2 banyaknya artis yang upload penampakan saldo rekeningnya, melainkan emang udah niatan pemerintah untuk mengejar setoran pajak dengan limit waktu 1 bulan lagi menuju tutup buku akhir tahun.

Target penerimaan pajak januari sampai oktober hanya mencapai 65% dari jumlah 1500’an Triliun yang dikejar. Dengan sisa waktu 2 bulan ini, pemerintah mencari cara agar penerimaan pajak bisa mencapai target, minimal mencapai 90% dr keseluruhannya.

Dengan ‘laparnya’ pemerintah akan pemasukan, waktu 2 bulan ini sudah kehabisan akal apa lagi yg akan mereka kejar.

Dulu, siapapun gak berhak untuk mengintip rekening rakyatnya. PPATK yang bertugas memeriksa aliran rekening rakyat pun hanya dapat melihat ketika ada surat penugasan dengan nomor rekening terlampir. Harus ada perintah aparat hukum atau pengadilan untuk membuka rekening seseorang.

Namun saat ini, Dinas pajak sudah dapat ubek2 saldo rekening wajib pajak karena aturan baru yang sudah ditetapkan. Tanpa perlu izin dari nasabah bank, Dinas Pajak bisa intip saldo rekening rakyat yang terdaftar wajib pajak.

“Seluruh rekening perbankan, keuangan bisa didapatkan DJP secara otomatis. dan ini sudah berjalan, sudah dapat data lembaga keuangan dari tahun lalu. Sekarang kita manfaatkan data tersebut, artinya kita lakukan identifikasi ke WP.” Kata Direktur Penyuluhan Dan Pelayanan Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama

Aturannya udah dibuat demi akomodir kepentingan pemerintah untuk mengutip pajak. Gak peduli itu duit titipan atau duit numpang lewat, begitu ada ‘code red’, maka sudah terpantau dan akan dikalkulasikan oleh Dinas pajak sebagai kekayaan yang akan dikutip biayanya.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.