Saturday, 18 January 2020

Arogansi Stafsus Jokowi

Arogansi Stafsus Jokowi

Jakarta, Swamedium.com — Namanya Gracia Billy Yosaphat Mambrasar, salah satu stafsus jokowi dari kalangan milenial yang membidangi Milenial dan Inovasi.

Ia adalah putra papua, kelahiran yapen berusia 31 tahun.

Peraih gelar MBA di The Australian National University (ANU) ini pendiri Yayasan Kitong Bisa, lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan untuk anak-anak di Papua yang berhasil menyekolahkan lebih dari seribu siswa tidak mampu di Papua dan Papua Barat. Selain itu dia juga bagian dari Papua Muda Inspiratif dan juga penasehat Gubernur Papua dan Papua Barat.

Prestasinya hebat saat bukti nya ditampilkan. Namun dari segudang prestasi itu, ada cacat kepribadian yang ia tunjukkan ketika menjalani jabatan stafsus milenial.

Sebagai stafsus yang digaji oleh rakyat, dirinya menggunakan tatanan bahasa khas pendukung jokowi. Gak masalah jika jabatannya masih warga papua yang berjuang demi daerahnya. Jadi masalah ketika ia diangkat sebagai pejabat istana yang digaji oleh rakyat.

Ucapan “Kubu Sebelah” ini memperlihatkan kedangkalannya dalam memakai kosakata. Banyak pilihan kata, namun ia memilih kata baku untuk olok-olok seolah bermain sosial media tanpa ada embel jabatan negara di embannya.

Kata “kubu sebelah” yang ia gunakan menampakkan kebencian yang sudah ia vonis sebelum ada putusan. Sekali lagi, kita dibuat kecewa oleh manusia-manusia jahanam yang enteng bicara tanpa memikirkan dampaknya.

kenapa saya sebut manusia jahanam?

Karena sebagai pejabat negara dengan jabatan staf khusus presiden, dia harusnya paham bahwa segala kebutuhan ia mulai dari suap nasi dan kebutuhan syahwatnya dibiayai oleh negara. Yang artinya ada rakyat indonesia yang ikut membiayai nyawanya saat ini.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.