Rabu, 12 Agustus 2020

Importir & Penguasa Menari-nari di Atas Penderitaan Para Petani

Importir & Penguasa Menari-nari di Atas Penderitaan Para Petani

Foto: Ilustrasi (swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Saya berpandangan bahwa kalau penguasa taat dgn azas pancasila, penguasa seharusnya melakukan Kedaulatan Pangan untuk mengurangi dan kalau perlu meniadakan impor sembilang bahan pokok. Kebijakan Impor hanya memperkaya segelintir Importir bersama Penguasa. Kebijakan Impor tidak pancasilais karena kebijakan tidak berpihak sama sekali kepada petani dan pancasila hanya sekedar dijadikan slogan semata oleh pemguasa, pengamalan pancasila tidak diaktualisasikan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.

Kebijakan Impor, petani tidak di untungkan ini bagian dari penjajahan bagi para petani. Penguasa seharusnya berprilaku Pancasila dgn cara memberdayakan para petani (rakyat) secara nyata agar para petani dpt hidup layak dan menikmati kemedekaan hasil pertanian sesuai harapan dan cita-cita kemerdekaan yang sesungguhnya.

Kesewenang-wenangan penguasa dapat di lihat dari kegilaan mengimpor dan “empat tahun terakhir impor tidak terkendali malah cenderung obral impor”. Jadi impor sepertinya semaunya pemerintah. Pemerintah tdk mengaktualisasikan pengamalan pancasila dgn sungguh-sungguh, tetapi dicugai hanya dijadikan slogan semata. Pemerintah diduga telah bermain-main serta tdk taat mengaktualisasikan Pancasila secara baik dan ini adalah pelanggaran nilai-nilai Pancasila. Ketidak seriusan pemerintah untuk pemenuhan hak hidup layak bagi para petani diberbagai sektor dicugai bermain mata dgn Para Importir untuk memperkaya diri sendiri.

Kita dapat melihat kehidupan para petani masih banyak serba kekurangan dan bahkan banyak yang tidak mau bertani lagi karena ketidak berpihakan penguasa di sektor pertanian.

Kebijakan Impor penguasa sangat diskriminasi sekali bagi para petani. Penguasa tidak memberdayakan petani secara baik sehingga dampaknya adalah para petani dalam negeri terkulai lemas,” diduga ini bagian untuk Memperkaya Para Penguasa dihampir semua lembaga di Kementerian Melalui Para Importir. (*)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.