Thursday, 20 February 2020

Estetika ‘Mendol Kecing’ yang Tak Tergantikan

Estetika ‘Mendol Kecing’ yang Tak Tergantikan

Foto: Mendol Kecing. (Nadeem)

Jakarta, Swamedium.com — Sering diposisikan terpinggirkan. Jauh tergeletak di ruang-ruang privasi karena malu bila terekspose. Makanan ini sering mengisi wadah yang tertutup.

Para penikmatnya pun sering dikonotasikan sebagai wong ndeso, orang kampung, proletar, sudra, apapun yang menggambarkan masyarakat kasta ‘rendahan’. Karena menikmati makanan yang terbuat dari bahan yang dianggap sudah tak layak makan.

Jangankan menyehatkan dan bergizi, dianggap higienis pun tidak. Karena terbuat dari bahan yang dianggap sudah expired dan layak buang.

Padahal jika sudah terhidang, saya yakin mereka yang mengkonotasikannya sebagai makanan ‘ndeso’ takkan berhenti mengunyah, berdecak, menggigit bagian kulitnya yang retak dan krispi, tanpa menyisakan bagian dalamnya yang gurih dan lembut.

Makanan tersebut bernama MENDOL.

Begitu masyarakat kota Pasuruan menyebut olahan makanan berbahan dasar tempe bosok tersebut. Sebagian masyarakat di wilayah lain di Jawa Timur menyebutnya MENJENG.

Kudapan istimewa, yang oleh masyarakat Jawa Timur, terutama di wilayah tapal kuda umum dijadikan lawuh, sebagai teman nasi anget dan sambel terasi maupun sambel korek. Namun, banyak pula yang hanya menjadikannya cemilan atau kudapan, menemani teh hangat atau kopi panas.

Entah sejak kapan makanan ini diciptakan dan kenapa dinamakan Mendol atau Menjeng, tidak ada yang pernah tau. Yang jelas masyarakat Pasuruan mengenalnya sejak dahulu kala.

Saya meyakini, bahwa orang-orang tua atau nenek moyang kami yang menciptakan makanan Mendol ini adalah orang-orang yang sangat memahami makna mubadzir, sebagai manifestasi dari Surat Al Isra’ ayat 27: Innal-mubadzdziriina kaanuu ikhwanasy-syayaathiin. Sesungguhnya orang-orang yang boros (pemboros) adalah saudaranya syaitan.

Makna mubadzir yang kemudian disederhakan dengan istilah yang lebih simple dan mudah dimengerti: Eman-eman!

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.