Rabu, 03 Juni 2020

Ular Kobra Bukan Teroris

Ular Kobra Bukan Teroris

Jakarta, Swamedium.com — Ramai pemberitaan tentang ditemukannya ular kobra di perumahan dan hunian perkotaan padat penduduk, di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi. Bahkan penemuan puluhan ular kobra ini juga terjadi di beberapa kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Meski yang ditemukan adalah ular kobra anakan, tetap saja itu kobra. Ular dengan bisa paling mematikan.

Ular dengan nama latin Naja Sputatrix alias Kobra Jawa yang banyak ditemukan di perumahan kota padat penduduk ini memiliki bisa neurotoksin yang melumpuhkan saraf-saraf dan otot-otot si korban dalam hitungan menit.

Masyarakat jawa menyebutnya ulo sendok. Sedangkan orang pasuruan menyebutnya ulo enthong

Selain mematikan, ular ini mampu menyemprotkan bisanya dari jarak beberapa meter. Bisa yang apabila terkena selaput bola mata tentu akan merusakkan mata sang korban. Bisa jadi menyebabkan kebutaan bagi korban, bahkan kematian. Ngeri!

Oleh karena bahaya bisanya tersebut, banyak orang takut dengan ular ini. Termasuk saya.

Apalagi kemunculan ular ini ditempat yang tidak biasa: di perumahan dan pemukiman padat penduduk. Sementara habitat ular ini adalah di persawahan, area hutan dan kebun, atau wilayah-wilayah desa yang masih ‘rumbut’, banyak pohon dan semak belukar. Oleh karena itu, kemunculan ular kobra di perumahan dan pemukiman diasumsikan masyarakat perkotaan dan diberitakan oleh media sebagai “Serangan” bahkan “Teror”.

Padahal sejatinya, itu ular-ular kobra yang muncul di perumahan dan di perkotaan tidak ada satupun yang nyerang maupun melakukan teror dengan menakut-nakuti manusia. Mereka hanya muncul dan lewat saja di hadapan manusia. Cuma, manusia kota sendiri yang terlanjur takut (bahkan paranoid) dengan ular ini. Di dalam kasus ini juga ada peran media yang hobby menakut-nakuti. Sehingga kemudian, cerita kemunculan ular ini dilebih-lebihkan dengan menyebutnya sebagai serangan maupun teror. Lebay memang! Tapi juga patut waspada.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.