Rabu, 16 September 2020

Benarkah Jokowi Ambil Keuntungan dari Jiwasraya?

Benarkah Jokowi Ambil Keuntungan dari Jiwasraya?

Jakarta, Swamedium.com — Skandal PT Asuransi Jiwasraya masih terus bergulir liar. Isunya menyinggung banyak pihak, bahkan sampai ke lingkaran Istana Presiden.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini diisukan menjadi pihak yang bertanggung jawab atas jebolnya keuangan Jiwasraya hingga Rp 13,7 triliun. Bahkan menurut penuturan Menteri BUMN Erick Thohir, Jokowi diisukan mengambil untung di skandal Jiwasraya.

Erick pun menampik isu tersebut. Dia justru mencium adanya oknum yang ketakutan skandal Jiwasraya dibongkar.

Benarkah Jokowi ambil keuntungan dari Jiswasraya?

Erick mengatakan ada pihak yang menggiring isu bahwa pihak Istana turut mengambil untung dalam skandal Jiwasraya. Bahkan menurutnya isu itu menyebut nama Jokowi.

“Yang kita stop oknum-oknum yang merampok Jiwasraya. Ya mohon maaf banyak diplesetkan dibilang Pak Jokowi yang ambil, istana yang ambil,” ujarnya saat ditemui di Posko Pengungsi Teluk Naga, Tangerang, Ahad (5/1/2020).

Erick menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya melakukan bersih-bersih di tubuh Jiwasraya dan akan membongkar kasus tersebut.

“Ini kan jangan jangan kita balik yang teriak-teriak ini jangan-jangan yang ketakutan ini dibongkar. Mungkin akan banyak oknum-oknum yang gerah selama ini jarah Jiwasraya dan sekarang Jaksa Agung proses hukum mulai masuk,” tambahnya.

Erick menjelaskan, dari pihak Kementerian BUMN untuk membenahi Jiwasraya pertama akan dibentuk holdingisasi. Dengan begitu, holding di atas Jiwasraya bisa mengalirkan dana untuk menyelamatkan nasabah.

“Langkah pertama holdingisasi Jiwasraya akan ada cash flow kurang lebih Rp 1,5-2 triliun. Sehingga nasabah yang selama ini tidak ada kepastian akan ada dana bergulir. Sebab tidak boleh distop,” terangnya.

Kata Erick ada yang mulai kegerahan takut dibongkar

Erick curiga ada pihak yang sengaja membuat isu-isu miring di tengah sengkarut masalah Jiwasraya. Dia curiga pihak itu adalah oknum-oknum yang gerah saat masalah ini mulai masuk proses hukum.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.