Tuesday, 25 February 2020

Ustadz Zaitun Rasmin: Kebangkitan Islam Bukan Ancaman bagi Agama Lain

Ustadz Zaitun Rasmin: Kebangkitan Islam Bukan Ancaman bagi Agama Lain

Bandar Lampung, Swamedium.com — Abad ke-20 sering disebut-sebut sebagai abad kebangkitan Islam pasca runtuhnya Khilafah Utsmaniyah di Turki.

Salah satu tanda kebangkitan tersebut adalah lahirnya kembali kesadaran berislam secara kaffah di dunia Islam.
Tren jilbab yang menjamur di kalangan muslimah, menjamurnya Sekolah Islam Terpadu serta haji dan umrah di masyarakat termasuk diantara bukti lahirnya kembali kesadaran berisam serta tanda kebangkitan Islam. Namun kebangkitan ini harus dikawal agar sampai ke tujuan yang sebenarnya.

Menurut Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, fenomena ini perlu dikawal karena belum ada jaminan perkembangan ini akan sampai kepada tujuannya.

“Jangan terlena dengan fenomena yang nampaknya menggembirakan, apalagi fenomena menggembirakan itu belum merata di seluruh kaum muslimin”, ungkapnya pada ceramah Tabligh Akbar Mempersiapkan Kebangkitan Ummat di Masjid Al-Hikmah, Bandar Lampung, Lampung, Ahad (12/1/2020).

Kebangkitan perlu dikawal karena menurut UZR sapaan akrabnya, umat Islam berhadapan dengan tantangan yang besar, baik dari luar (eksternal) maupun dari dalam (internal).

“Secara internal, ada muslim yang masih terlilit materialism, banyak yang beragama Islam namun belum bisa menerima Islam sebagai sistem hidup”, jelasnya.

Sedangkan tantangan ekternal antara lain masuknya pandangan hidup dari luar Islam yang turut mempengaruhi sistem hidup kaum Muslimin.

Salah satunya penyebaran paham sekularisme, paham yang menafikan aturan Agama dalam kehidupan.

“Selain materialisme, ada sekulerisme. Mereka (penganut sekularime) akan pasang badan jika umat Islam mulai bicara politik, ekonomi, sosial”, imbuhnya.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) ini, strategi dan program utama kebangkitan Islam adalah mendekatkan umat dengan Al-Qur’an.

“Bentuknya bisa berupa majelis ta’lim, halaqah tarbiyah di kalangan pemuda, dan sekolah-sekolah formal maupun informal”, terangnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.