Tuesday, 25 February 2020

Rombongan Sirkus dan Buzzer Istana Hobi ‘Gonggong’ Anies

Rombongan Sirkus dan Buzzer Istana Hobi ‘Gonggong’ Anies

Jakarta, Swamedium.com — Para pemain sirkus dan buzzer peliharaan cukong reklamasi tampaknya mulai menunjukan hidung di ibukota negara tercinta yaitu DKI Jakarta, mereka mulai menghimpun kekuatan panasbung (pasukan nasi bungkus) untuk berdemo di kantor Balai Kota DKI. Para buzzer dan pemain sirkus tersebut saat ini punya hobi untuk selalu mengintai dan mencari-cari kesalahan gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan, padahal di era sebelum Anies memimpin DKI, para rombongan sirkus dan buzzer ini tidak pernah memberikan kritik terhadap Gubernur sebelum Anies.

Para pemain sirkus dan buzzer istana tersebut, belum lama ini muncul kembali kepermukaan publik guna melakukan konsolidasi bersama para badut, dan aktivis abal-abal sebagai akibat dari ketakutannya kelompok ‘Kodrun (Kodok Gurun)’, apabila Anies di masa mendatang mencalonkan diri sebagai calon Presiden Republik Indonesia dan terpilih.

Seketika aja diawal tahun baru, mereka muncul disaat sebagian wilayah di negeri ini ditimpa bencana banjir akibat intensitas hujan yang begitu lebat. Secara pribadi saya bisa memaklumi kemunculan mereka disaat banjir tiba, karena sekumpulan ‘Kodrun’ hanya akan muncul ketika cuaca terlihat mendung dan turun hujan.

Dalam sebuah negara demokrasi, demonstrasi merupakan hal yang wajar terjadi, begitu juga pro dan kontra terhadap gubernur Anies. Hanya saja apa yang dilakukan oleh rombongan sirkus, kodrun, buzzeRp dan para aktivis abal-abal tersebut hanya untuk mencari-cari kesalahan orang lain dan di sertai dengan dendam kesumat karena junjungan kelompok mereka tidak bisa menjadi penghuni balai kota.

Publik Jakarta sudah sangat cerdas dan tidak mudah untuk di bodohi oleh kelompok pembenci Gubernur Indonesia, pembodohan melalui agitasi ataupun propaganda murahan melalui media mainstreams maupun media sosial buatan para pembenci dan tukang fitnah Gubernur, sudah gak laku, dan pastinya akan dianggap angin lalu oleh warga DKI Jakarta.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.