Jumat, 10 April 2020

Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disiksa Polisi

Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disiksa Polisi

Foto: Luthfi Alfiandi saat membawa Bendera Merah Putih dalam aksi unjuk rasa di DPR pada 30 September 2019. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Lutfi Alfiandi, pemuda yang fotonya viral karena membawa bendera di tengah aksi demo pelajar STM, mengaku disiksa oknum penyidik saat ia dimintai keterangan di Polres Jakarta Barat.

Lutfi membeberkan bahwa dirinya terus menerus dipaksa mengaku telah melempar batu ke arah polisi. Bahkan, polisi sampai tega menyiksa Lutfi agar mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.

“Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam lah. Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas, padahal saya tidak melempar,” ujar Lutfi di hadapan hakim, Senin (20/1/2020).

Dengan penganiayaan itu, membuat Lutfi saat itu akhirnya menyatakan apa yang tidak dilakukannya. Sebab, dia merasa tertekan dengan perlakukan penyidik terhadapnya.

“Saya saat itu tertekan makanya saya bilang akhirnya saya lempar batu. Saat itu kuping saya dijepit, disetrum, disuruh jongkok juga,” ungkap Lutfi.

Penyiksaan dihentikan, ketika polisi mengetahui foto Lutfi viral di media sosial.

“Waktu itu polisi nanya, apakah benar saya yang fotonya viral. Terus pas saya jawab benar, lalu mereka berhenti menyiksa saya,” ujar dia.

Setelah diperiksa di Polres Jakarta Barat, ia langsung dipindahkan pada 3 Oktober 2019 ke Polres Jakarta Pusat.

Di Polres Jakarta Pusat, Lutfi kembali dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP).

Ia mengatakan, aksinya di parlemen tidak dibayar, melainkan kemauannya sendiri.

“Itu kemauan hati nurani saya sendiri,” ucapnya.

Sumber: Kompas

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.