Jumat, 03 April 2020

Ketika Andre Rosiade Merancang Kemaksiatan Agar Menjadi Pahlawan

Ketika Andre Rosiade Merancang Kemaksiatan Agar Menjadi Pahlawan

Jakarta, Swamedium.com — Seseorang tiba-tiba berteriak di tengah keramaian pusat kota. “Hey orang-orang… Tahukah kalian bahwa masih ada yang suka mabuk-mabukan di kota ini. Pemimpin kalian tidak becus memberantas kemaksiatan.”

Lalu ada yang bertanya, “mana buktinya? Tunjukkan!”

“Lihat!” ujar orang tadi, “ini saya sedang meminum arak. Saya sendiri yang mabuk. Terbukti sudah masih ada kemungkaran di kota ini. Pemimpin kalian tidak becus.”

Di atas hanyalah ilustrasi dari peristiwa baru-baru ini, ketika Andre Rosiade, anggota DPR dari fraksi Partai Gerindra bersama satpol PP menggerebek PSK di sebuah hotel ternama di Padang, Ahad 26 Januari 2020.

Belakangan ini Andre memang berkoar-koar banyaknya tempat kemaksiatan di Padang. Bahkan ia sempat mengancam akan menginterpelasi walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Lantas dalam sebuah video yang dibuat bersama anggota FPKS DPR RI Mardani Ali Sera, Mahyeldi menyindir Andre dengan menyitir cerita Buya Hamka yang masyhur itu.

Mungkin ada yang belum mendengar cerita tersebut. Begini, suatu ketika seseorang berkata kepada Buya Hamka, “Buya, sungguh saya tidak menyangka. Ternyata di Makkah ada wanita nakal. Kok bisa ya, Buya?” Maksud di balik perkataan itu tentu saja ingin merendahkan kota kelahiran Nabi Muhammad saw. Lantas dengan cerdik Buya membalas, “Tempo hari saya dari Los Angeles dan New York. Ternyata di sana tidak ada perempuan nakal.” Dan Buya berkata lagi, “Kita memang hanya akan dipertemukan dengan apa yang kita cari.”

Jadi seolah-olah Andre sama seperti orang yang mencari-cari wanita nakal di Mekkah pada cerita tadi. Ya, jangankan Padang, kota suci tempat Kakbah berada pun masih ada pelaku kemaksiatan.

Andre merespon. Melalui twitter, ia mengajak Mardani berkeliling Padang melihat tempat-tempat maksiat di kota itu. Lah, buat apa?

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.