Minggu, 05 April 2020

Anies Gelar Formula E Dihambat, Kata Siapa?

Anies Gelar Formula E Dihambat, Kata Siapa?

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Jakarta, Swamedium.com — Setelah proyek revitalisasi Monas diganggu, kini giliran event Formula E Dihambat, kata netizen. Gak capek-capeknya menghadang Anies. Begitu keluh mereka. Keluhan ini bisa dimengerti mengingat banyak kasus dimana ada pihak-pihak yang tak ingin Anies mendapat apresiasi publik.

Soal kemensesneg keberatan jika Monas dijadikan lintasan Formula E menuai banyak kritik. Jika alasannya cagar budaya, justru malah aneh. Sebab, di berbagai negara cagar budaya dijadikan ajang promosi nasional.

Formula E adalah event internasional. Banyak negara hadir disitu. Diliput berbagai media manca negara. Jika Monas nampak dan ikut jadi berita, tidakkah ini jadi promosi luar biasa.

Di sinilah Anies lagi-lagi diuji kemampuannya dalam berkomunikasi. Soal yang satu ini, Anies punya kemampuan di atas rata-rata pemimpin di Indonesia. Semua bisa diselesaikan ketika sudah ada interaksi. Kemampuan menyajikan data akurat dan meramu logika, Anies jagonya. Anies terukur dalam bernegosiasi. Selama ini efektif tanpa kegaduhan. Revitalisasi sebagai salah satu contohnya. Sejumlah kementerian ribut soal surat ijin dan penebangan pohon, Anies datang dan duduk satu meja, kelar. Gak perlu banyak ngomong di media.

Apalagi jika Pak Jokowi ijinkan. Lah kok? Pak Jokowi adalah seorang politisi. Politisi biasanya punya kalkulasi rasional. Pertama, Formula E adalah event internasional. Kesempatan Indonesia menjadikannya sebagai ajang promosi. Kecil kemungkinan presiden gak dukung. Suksesnya ajang Formula E tak hanya mengibarkan Indonesia, tapi juga mengangkat nama Pak Jokowi. Begitu juga sebaliknya jika gagal. Sebab itu, tak ada alasan bagi pemerintah pusat untuk tidak full mendukung. Pak Jokowi juga pasti berkepentingan di ajang ini. Kolaborasi pusat-pemprov DKI menjadi keniscayaan. Indahnya jika pemerintah pusat dan pemerintah ibu kota kompak. Sedap!

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.