Rabu, 01 April 2020

KIBBM: Usulan “Deal Of The Century” Trump adalah Kebohongan

KIBBM: Usulan “Deal Of The Century” Trump adalah Kebohongan

Jakarta, Swamedium.com — Proyek usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Palestina dengan nama “Deal of the Century” adalah sebuah kebohongan atas nama kesepakatan dan persekongkolan antara penjajah Zionis Israel dengan AS.

“Di antara poin krusial yang mengusik perdamaian adalah penawaran Trump untuk membeli Kota Al-Quds atau Baitul Maqdis senilai USD 50 Milyar, kemudian memberikan seutuhnya kepada Israel untuk
dijadikan ibukota,” kata Ahmad Isrofiel Mardlatillah dari Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM), dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Selain itu, lanjut Isrofiel, proposal Trump juga akan menghapus hak kembali bagi 6 juta pengungsi Palestina ke tanah air mereka.

“Maka dengan ini, kami Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) mewakili elemen rakyat Indonesia, menyatakan:
Pertama, sikap diam dan membiarkan persoalan penjajahan yang terjadi di Palestina, bertentangan dengan jati diri bangsa dan menyalahi amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Republik
Indonesia,” ujar Isrofiel.

Maka, kata dia, merupakan kewajiban nasional, bagi setiap elemen bangsa baik di semua lembaga pemerintahan maupun rakyat, untuk menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan hak-hak penuh kemerdekaan Palestina.

“Kedua, apa yang dilakukan Presiden Amerika dan Israel merupakan pelanggaran HAM dan pembangkangan atas upaya perdamaian oleh berbagai lembaga internasional yang didukung oleh
mayoritas negara-negara dunia, seperti PBB, OKI, dan lain-lain,” kata Isrofiel.

Terlebih lagi, lanjut Isrofiel,.sikap mengabaikan kemerdekaan Palestina, bertentangan dengan amanah Konferensi
Asia-Afrika 1955 di Bandung.

Ketiga, mengapresiasi sikap pemerintah Indonesia dalam forum OKI, serta mendesak pemerintah RI untuk bersikap lebih tegas lagi dalam membela kemerdekaan Palestina dan melawan upaya merusak perdamaian dunia oleh Trump dan Israel.

“Indonesia harus menjadi pusat perjuangan Palestina di kawasan Asia Tenggara karena
terkait posisinya sebagai pemimpin ASEAN dan negeri muslim terbesar di dunia,” tegas Israfiel.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.