Rabu, 08 April 2020

Bubarkan BPIP, Waspada Penyebaran Pancasila Rasa Komunis

Bubarkan BPIP, Waspada Penyebaran Pancasila Rasa Komunis

Foto: Anton Permana. (ist)

Hari ini kita merasakan juga, bagaiamana Pancasila juga digunakan hanya sebagai “alat gebuk” kepada mereka yang bersebrangan pada penguasa.

BPIP yang kita harapkan dapat mengawal implementasi nilai Pancasila kepada Presiden dan bawahannya, justru dijadikan untuk menyerang agama dan masyatakat.

Seharusnya BPIP ini aktif dan agresif ketika terjadi mega korupsi Jiwasraya, Bumi Putera dan Asabri yang telah merampok uang rakyat trilyunan rupiah. Seharusnya BPIP menegur aparat penegak hukum yang sampai saat ini tidak mampu menemukan hanya seorang Hasin Masiku. Seharusnya BPIP ini aktif menasehati, menegur, para menteri yang kerjanya tak jelas seperti membuat hutang negara yang semakin gila, atau mengkritisi ketimpangan ekonomi, dan kinerja para politisi yang banyak menghambur-hamburkan uang rakyat.

Bukan malah kasak-kusuk menyerang agama. Bukan malah mengeluarkan pernyataan yang membuat gaduh dan kisruh serta berbau adu domba menyebar kebencian. Akhirnya masyarakat jadi tahu bahwa, BPIP hanyalah lembaga symbolitas semata yang notabonenya tidak memahami Pancasila. Kan gila dan parah kalau seperti ini.

Dan sekarang, aura tidak ramah terhadap Islam ini juga kita rasakan kembali. Masalah cadar, celana cingkrang dikaitkan dengan radikalisme. Para menteri dan pejabat lainnya “doyan” mengeluarkan pernyataan nyeleneh terhadap agama Islam. Tak terhitung ulama dan rakyat yang masuk penjara, serta perlakuan diskriminatif lainnya terhadap Islam. Sampai yang tertanam didalam benak publik hari ini itu ; kalau mau jadi pejabat negara di Indonesia, mesti anti dan jauh dari agama. Mesti berani komentar yang berbau pertentangan terhadap agama. Dan kita perhatikan, Presiden hari ini dilingkari oleh tipikal pejabat seperti ini. Bahkan yang kita sayang lagi, seorang wakil presiden yang notabonenya adalah Kiyai, ketua MUI, ulama, tapi seolah bisu ketika banyak sekali perlakuan dan pernyataan yang menyudutkan agama Islam.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.