Wednesday, 26 February 2020

Momen 300 Orang Ta’a Penganut Animisme Ikrar Syahadat

Momen 300 Orang Ta’a Penganut Animisme Ikrar Syahadat

Morowali Utara, Swamedium.com — Alhamdulillah 300 Orang Ta’a mengucap ikrar syahadat di Masjid Jami’ Al Furqon Desa Tanasumpu, Kec Mamosalato, Kab Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Jumat (14/2/2020).

Perhelatan akbar yang diselenggarakan Dewan Dakwah Morowali Utara (Morut) dan Laznas Dewan Dakwah ini didukung oleh sejumlah ormas dan tokoh masyarakat. Di antaranya Ustadz Sigit Sugiyatno (Ketua Dewan Dakwah Morut), Ustadz Insan L Mokoginta (pakar kristologi), dan lain-lain.

Turut hadir Kepala Desa Tanasumpu Suranto, perwakilan kecamatan Iwan Tungka, perwakilan KUA Mamosalato Nurdin Syara, dan tokoh masyarakat M Zaini.

Para peserta ikrar syahadat sebagian berasal dari kawasan pedalaman Lambentana, yang terpencil di belakang Gunung Tokala, seperti Desa Palangpraya, Kecamatan Bungku Utara.

Lainnya dari Desa Manyoe dan Padangkalang di lereng Gunung Tokala.

Mereka bagian dari Suku Tau Ta’a Wana yang secara tradisional adalah peladang nomaden (berpindah-pindah), tertutup, dan penganut animisme.

Orang-orang Ta’a itu mulai turun gunung sejak sepekan sebelum hari-H. Misalnya warga Lambentana yang secara berkelompok berjalan kaki ke titik jemputan.

Pun demikian warga Manyoe dan Padangkalang yang sudah mulai turun gunung sejak Selasa (11/2). Mereka transit bermalam di Desa Winangabinaw setelah jalan kaki selama 7-8 jam. Rombongan ini dijemput panitia dengan mobil pada Kamis (13/2).

Menurut laporan Mela Fadla dari Laznas Dewan Dakwah, perjalanan penjemputan dari Desa Tanasumpu ke Lambentana pada Kamis lalu sangat mengerikan.

“Bukit-bukit tinggi mengepung perjalanan menuju pedalaman Lambentana. Bebatuan dan bekas-bekas tanah longsor jadi pintu pembuka jalan saat melewati Desa Kolo Atas. Hutan belantara, laut lepas, dan jurang menganga mengapit di hampir semua sisi perjalanan,” tutur Mela.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.