Sabtu, 11 Juli 2020

Kejaksaan Agung Diminta Transparan soal Pemeriksaan Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kejaksaan Agung Diminta Transparan soal Pemeriksaan Kasus Jiwasraya dan Asabri

“Jika Benny sebagai otak kejahatan sudah ditangkap, Kejaksaan Agung harus memperluas proses penegakan hukum hingga ke pengelola dan pemilik perusahaan-perusahaan pendanaan swasta atau sucuritas penikmat dana Jiwasraya dan Asabri. Karena rasanya tak mungkin hanya enam pelaku saja yang melakukan kejahatan luar biasa dan tersistematis itu,” ucap Bamsoet.        

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menegaskan, pengungkapan skandal Jiwasraya dan Asabri menjadi pertaruhan besar bagi Kejaksaan Agung untuk memperlihatkan profesionalitas kinerjanya di mata rakyat. Hukum bukanlah milik mereka yang punya uang atau kekuasaan. Hukum adalah milik mereka yang tergores rasa keadilannya.        

“Skandal Jiwasraya dan ASABRI sekaligus menjadi peringatan bagi siapapun agar tak main-main dengan hukum. Memperkaya diri sendiri dan golongan dengan cara mengambil uang rakyat, bukan hanya semata tindakan melawan hukum. Melainkan juga tindakan amoral, menunjukan pelaku dan penikmat kejahatan sudah lagi tak mempunyai hati nurani. Karenanya, ganjaran yang setimpal patut mereka terima,” pungkas Bamsoet. 

Sumber: RMCO.id

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.