Selasa, 31 Maret 2020

Demokrat ke Yasonna: Mau Bohong Apa Lagi Soal Harun Masiku?

Demokrat ke Yasonna: Mau Bohong Apa Lagi Soal Harun Masiku?

Menkumham Yasonna Laoly

Jakarta, Swamedium.com — Politisi Partai Demokrat, Benny K Harman mengaku dirinya tak mempercayai hasil investigasi tim gabungan pencarian Harun Masiku.

Malah, anggota Komisi III DPR RI itu menduga Menkumham Yassona Laoly telah berbohong.

Demikian disampaikan Benny K Harman kepada wartawan di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

“Sudah jelas kok, mau bohong-bohong lagi? (saya menduga, Red) Yasonna jelas melakukan pembohongan publik soal keberadaan Harun Masiku. titik,” tegasnya.

Menurut Benny, adanya kesalahan informasi mengenai keberadaan Harun Masiku hanyalah alasan Kemenkumham untuk mencari-cari alasan soal posisi kader PDIP itu.

“Jangan cari-cari alasan. Tim investigasi itu jangan dipakai untuk membenarkan alibi-alibi yang menurut akal sehat tidak masuk di kepala publik,” katanya.

Benny juga menduga Harun Masiku sengaja disembunyikan seperti yang diungkap dalam investigasi salah satu media massa.

Sehingga dia mempertanyakan kenapa tidak dibuka saja keberadaan Harun Masiku.

“Pernyataan Dirjen Imigrasi itu jelas sekali, investigasi yang dilakukan (salah satu media massa) jelas sekali bahwa Masiku ada di kawasan PTIK pada tanggal 8 Januari,” ungkapnya.

Diketahui, Tim Gabungan yang dibentuk Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terkait perlintasan Harun Masiku mengumumkan hasil investigasinya, Rabu (19/2).

Dalam hasil investigasi ini, Tim Gabungan mengklaim ada kesalahan sistem sehingga Direktorat Jenderal Kemenkumham tidak mencatat perlintasan.

Jumlahnya pun luar biasa, yakni mencapai 120 ribu lebih perlintasan kedatangan orang dari luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta. Salah satunya adalah Harun Masiku.

Demikian disampaikan anggota Tim investigasi Syofian Kurniawan dalam konferensi pers di Gedung Kemkumham, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

“Sejak 23 Desember 2019 sampai dengan 10 Januari 2020 terdapat 120.661 data perlintasan orang dari Terminal 2F yang tidak terkirim ke server lokal dan server Pusdakim di Ditjen Imigrasi. Termasuk di dalamnya data perlintasan atas nama Harun Masiku,” ungkapnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.