Rabu, 01 April 2020

UU KPK Terbukti Lemahkan KPK, Bagaimana dengan RUU Omnibus Law?

UU KPK Terbukti Lemahkan KPK, Bagaimana dengan RUU Omnibus Law?

Jakarta, Swamedium.com — Draft RUU Cipta Kerja bikin heboh publik. Soalnya draf itu mau menghapus, mengubah, dan menambah pasal terkait dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kalau rencana ini berdampak positif bagi rakyat Indonesia, tentu tidak masalah. Tetapi bagaimana kalau sebaliknya?

Saya mencatat tiga poin penting dalam draft RUU Cipta Kerja ini.

Pertama, uang penghargaan akan dipangkas dengan mengubah skema pemberian uang penghargaan kepada pekerja yang terkena PHK, besaran uang penghargaan ditentukan berdasarkan lama karyawan bekerja di satu perusahaan. Dalam draf ini, skema pemberian penghargaan hanya dibagi menjadi 7 periode. Padahal dalam UU Nomor 13 Tahun 2003, besaran uang penghargaan terbagi menjadi 8 periode, dalam periode masa kerja paling lama 24 tahun atau lebih, dengan uang penghargaan sebesar 10 bulan upah.

Kedua, pekerja yang mengalami PHK tidak dapat menggugat perusahaan. Dalam aturan yang berlaku saat ini, pekerja memiliki hak untuk mengajukan gugatan kepada pemberi kerja ke lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial ketika terkena PHK. Akan tetapu, dalam draf RUU Omnibus Law Ketenagakerjaan, pemerintah memutuskan untuk menghapus ketentuan mengenai hak pekerja tersebut.

Ketiga, pemerintah hapus aturan tentang jenis pekerja kontrak, yang artinya, dalam RUU ini status pekerja akan selamanya dikontrak oleh perusahaan. Padahal, dalam UU Ketenagakerjaan pekerja kontrak hanya dapat digunakan untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu.

Dari tiga pokok ini saya membaca bawah draft RUU Cipta Kerja lebih banyak menguntungkan pengusaha. Agaknya demi menarik minat investor, secara terang-terangan Presiden Jokowi telah melukai hati buruh. Ambil contoh soal Upah Minimum Kota atau Kabupaten yang terancam hilang dan digantikan dengan Upah Minimum Provinsi.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.