Sabtu, 19 September 2020

Hadapi Corona dengan ‘Cengengesan’

Hadapi Corona dengan ‘Cengengesan’

Sejak Indonesia positif Covid-19, kepanikan membuat harga-harga kebutuhan naik tajam. Kepanikan ini juga dipicu karena salah kaprah pemerintah.

Di sisi lain, pemerintah agak sedikit ‘santuy’ (santai) menghadapi masuknya virus Corona ini. Hal ini tergambar saat Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto menggelar konferensi pers di Kementerian Kesehatan pada Senin (2 Maret 2020) lalu. Pak Menkes justru banyak tertawa dan bercanda, bahkan terkesan cengengesan, saat menjawab pertanyaan wartawan dan menyampaikan pernyataan resmi pemerintah terkait dengan masuknya virus Corona ke Indonesia yang ditandai dengan positifnya 2 orang suspect Corona di Depok.

Mungkin, memang karakter pak Menkes yang suka guyon. Jangan disalahkan. Karena, bisa jadi beliau cengengesan begitu karena ingin meredakan ketegangan dan kepanikan rakyat atas virus Corona, petugas medis yang tengah menangani korban Corona atau bahkan dirinya sendiri.

Tapi sebagai pejabat publik seharusnya beliau sedikit menjaga ‘attitude’ saat menyampaikan pernyataan resmi pemerintah. Hal yang lazim dilalukan oleh pejabat publik di seluruh dunia.

Karena saat menyampaikan pernyataan resmi, sang pejabat publik menjadi sorotan mata dari seluruh dunia, bukan hanya di dalam negerinya saja. Apa jadinya jika kemudian oleh pihak asing, pemerintah dianggap kurang serius menangani wabah virus corona, setelah sebelumnya dicap tidak bisa mendiagnosa wabah corona.

Sebagai warga negara dari bangsa yang besar, tentu kita tidak ingin kehilangan marwah bangsa, dihina bangsa lain, akibat cengengesan pejabatnya saat menanggapi wabah virus yang serius.

Cukup rakyat kehilangan masker di pasaran, terancam kehilangan kebutuhan pokok di pedagang, kehilangan uang karena dikorupsi, kehilangan Eddi Tansil, kehilangan Harun Masiku. Namun jangan sampai rakyat juga kehilangan marwah sebagai bangsa yang besar. (*)

*Penulis: Nadeem (Mantan Marbot Masjid)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.