Senin, 28 September 2020

Bikin Merinding, Din Syamsuddin Serukan Gerakan Moral dan Politik Melawan Mega Korupsi

Bikin Merinding, Din Syamsuddin Serukan Gerakan Moral dan Politik Melawan Mega Korupsi

Jakarta, Swamedium.com — Tokoh bangsa, Prof. Din Syamsuddin menyeru bangsa ini untuk segera membuat koalisi besar orang-orang bijak. Koalisi yang tidak hanya melakukan gerakan moral tapi tekanan politik kepada tembok-tembok kekuasaan.

Koalisi ini adalah untuk memutus lingkaran setan korupsi di negeri ini. Korupsi sistemik. Korupsi yang dikendalikan oleh negara, bersifat konspiratif. Tengoklah dugaan #Korupsi  #Jiwasraya, bagaimana penyelesaiannya?

Koalisi besar ini bersifat lintas agama, golongan, dan profesi.

Hal ini dilakukannya untuk menolong bangsa ini keluar dari musibah yang berisikan kerusakan akumulatif, epidemis, dan sistemik, karena bertumpu pada sistem. Kerusakan yang menurutnya semakin menjadi karena ulah pemangku amanah yang tidak jujur pada rakyat dan dirinya sendiri.

Jika pemangku amanah berdiri di atas ketidakjujuran, apalagi berisikan penipuan, dan kebohongan maka akan membawa bencana demi bencana berkepanjangan.

“Dan bisa kita saksikan premis teologis ini menjadi sebuah kenyataan”, kata Prof Din menjelaskan. Dan, menurutnya dalam keadaan seperti itu, ketika manusia, tidak ada mau melakukan amar maruf dan nahi munkar, maka alam yang akan bertindak.

Prof Din sendiri sudah menggalang tokoh-tokoh untuk menyatakan keprihatinan atas kasus-kasus mega korupsi di negeri ini.

“Saya sendiri tidak bisa hanya berkata-kata, tanpa berbuat nyata karena dalam Alquran diajarkan demikian”, kata Prof Din mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergerak.

“Jangan terlalu berkutat pada perkataan, sudah waktunya untuk perbuatan, saya serius, kita semua sudah mencoba beberapa langkah”, kata Prof Din menegaskan.

Korupsi sistemik. Korupsi yang dikendalikan oleh negara, bersifat konspiratif. #Jiwasraya, bagaimana penyelesaiannya?

Ini adalah pidato penutup Sarasehan DN-PIM #17 bertema “Mega Skandal Korupsi Uang Rakyat”, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2020.

Acara diadakan oleh Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM). Saksikan selengkapnya di video di bawah ini:

Pages: 1 2

Related posts

2 Comments

  1. Anonim

    Jika para petinggi bangsa lebih mngutamakan kepentingan kepentingan kelompok, keluarga, kerabat, sahabat dan pribadinya maka tofak akan lama lagi negara ini akan hancur.

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.