Jumat, 03 April 2020

Parah! Pendeta Hanny Layantara Akui Perkosa Korbannya di Gereja

Parah! Pendeta Hanny Layantara Akui Perkosa Korbannya di Gereja

Foto: Pendeta Hanny Layantara. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Kasus pencabulan dan pemerkosaan yang dilakukan pendeta Hanny Layantara (HL) terhadap korbannya sejak masih berumur 9 tahun berinisial IW kini memasuki babak baru. Bahkan dari pengakuan tersangka HL, perbuatan cabul tersebut dilakukan di gereja.

HL diduga melakukan aksi bejatnya tersebut selama 17 tahun. Hingga kini, sang korban berinisial IW telah berumur 26 tahun.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Pitra Ratulangie mengatakan, pengakuan itu disampaikan pendeta HL saat diperiksa penyidik.

“Pengakuan HL pada penyidik, hal itu (pencabulan) dilakukan di gereja,” kata Pitra pada Jumat (6/3/2020).

Pitra juga memastikan, untuk saat ini korban dugaan pencabulan dan pemerkosaan masih satu orang. Itu berdasarkan laporan yang telah diterima Polda Jatim.

“Korbannya masih satu sesuai laporan yang masuk ke kita (Polda Jatim),” katanya.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditresakrimum) Polda Jatim terus mendalami kasus dugaan pencabulan dan pemerkosaan yang dilakukan Pendeta Gereja Happy Family Center (HFC) berinisial HL.

Untuk memperkuat sangkaan yang ditujukan terhadap pendeta HL, penyidik telah memeriksa enam saksi. Pendeta HL sendiri, juga telah dipanggil dan menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Jumat (6/3/2020).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Pitra Ratulangie mengatakan, status pendeta HL hingga kini masih sebagai saksi. Namum tidal menutup kemungkinan juga akan menjadi tersangka.

“Kita sudah periksa enam saksi. Terlapor HL juga telah diperiksa sebagai saksi pada hari ini. Tidak menutup kemungkin peluang tersangka juga ada,” ujarnya.

Lebih lanjut Pitra menjelaskan, dalam kasus dugaan pencabulan dan pemerkosaan yang dilakukan pendeta HL terhadap korban dibawah umur ini, statusnya meningkat dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Pages: 1 2

Related posts

6 Comments

  1. Anonim

    Ahh..sudah 17 thn..dilakukan berdua..saja?
    pasti perempuannya sudah ketagihan..dong..!!
    kog..nggakngomong dari dulunya?
    aneh..juga..si perempuan!?

    Reply
    1. Anonim

      Yah orang yang ga merasakan ga usah banyak komentar tentang korban ya. Coba rasakan sendiri disodomi bertahun2 lalu diminta buka aib, lapor. Lalu ditanya kog ga lapor ya?? Karena orang seperti anda yang justru berpikir negatif pada korban sehingga banyak korban merasa lebih baik diam. Yang namanya dosa ga da kenal kadaluarsa, dosa tetap dosa. Apa yang dilakukan harus dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akherat kelak. Klo ada yang komentar miring spt ini, dipertanyakan akhlak dan nurani anda ada dimana?? Jangan2 mentalnya sama spt pelaku. Ketagihan??? Anda py kelainan juga ya??

      Reply
  2. Anonim

    Kok yg komen pada goblog yh.. Jelas2 yg salah si pendeta.. Kok malah nyalahin korban? Dikira mudah apa untuk mengakui udh dicabuli????

    Reply
  3. Anonim

    Anak kecil perempuan paling rawan di rusak coba dari kecil diransang dengan tangan tangan bejad pasti mereka mengalami kenikmatan juga tapi mereka tidak mengerti yang penting nikmat. yang paling kurang ajar ya yang merusak harusnya pak HL dihukum berat seberat beratnya merusak anak orang benar benar kurang ajar. coba yang membela pak HL anak kalian perempuan di gitukan sama orang lain bagaimana perasaan saudara.

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.