Kamis, 24 September 2020

Terbitkan Perpres Mobil Dinas 700 Juta, Jokowi Lukai Hati Rakyat

Terbitkan Perpres Mobil Dinas 700 Juta, Jokowi Lukai Hati Rakyat

Foto: Presiden RI Joko Widodo. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Terbitnya Peraturan Presiden nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional yang salah satu isinya adalah soal pengadaan mobil dinas bagi pejabat negara menuai kritikan tajam. Dalam Perpres tersebut pejabat Eselon 1 mendapatkan ‘jatah’ mobil dinas berharga Rp 702.970.000.

Koordinator Gerakan Perubahan (Garpu) Muslim Arbi menilai, kebijakan Presiden Jokowi yang mengatur biaya pengadaan kendaraan dinas untuk pejabat Eselon 1 itu sebagai bentuk memanjakan pejabat. Padahal saat ini ekonomi sedang sulit ditambah juga rakyat sedang khawatir dengan mewabahnya virus Corona.

“Kebijakan ini pemborosan anggaran negara di tengah situasi ekonomi sulit saat ini. Juga menciderai rasa keadilan ekonomi dan sosial masyarakat. Jokowi dianggap tidak sense of crisis atas fakta sosial di masyarakat,” kata Muslim, Kamis (5/3/2020), seperti dilansir dari Harian Terbit.

Menurut Muslim, memanjakan pejabat Eselon 1 jelas akan menimbulkan kecemburuan rakyat karena saat ini rakyat untuk makan saja susah. Apalagi untuk mencari kerja. Oleh karena itu kebijakan yang memanjakan pejabatnya hanya untuk kepentingan kelompok tertentu saja bukan dèmi kepentingan rakyat. “Di saat rakyat menderita akibat ekonomi yang memburuk maka Jokowi semestinya memahami keadaan itu,” tegas Muslim.

Serupa dengan Muslim, Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), Adi Kurniawan menilai kebijakan dalam Perpres Nomor 33 Tahun 2020 itu jelas sangat melukai hati rakyat. Apalagi ditambah saat ini ekonomi sedang merosot alias nyungsep. “Menurut saya itu tidak tepat ditengah situasi ekonomi sulit saat ini. Apalagi kendaraan dinas sebelumnya masih bisa digunakan,” ujar Adi, Kamis (5/3/2020).

Sebagai presiden yang dipilih langsung oleh rakyat, tegas Adi, Jokowi seharusnya lebih memprioritaskan kepentingan ekonomi rakyat daripada ekonomi para pejabat. Apalagi, saat ini negara sedang mengalami berbagai persoalan dari mulai persoalan ekonomi hingga wabah virus Corona yang menjangkiti warga negara Indonesia.

Pages: 1 2

Related posts

2 Comments

  1. Anonim

    Ini akibat president yg sebenarnya tidak dimenangkan rakyat..tapi dimenangkan oleh institusi yang korup..yg di biayai oleh cukong cukong cina…jadi wajar dia tidak punya sensitif itu terhadap rakyatnya

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.