Senin, 10 Agustus 2020

Kelas ‘Menembak’ SPI Bandung bersama Tenaga Ahli DPR

Kelas ‘Menembak’ SPI Bandung bersama Tenaga Ahli DPR

Bandung, Swamedium.com — “Menembak dengan peluru hanya bisa mengenai satu kepala, sedangkan tulisan mampu mengenai jutaan kepala,” ujar Irfan ketika membuka acara perkuliahan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung pada Kamis (05/03) malam di gedung PPPPTK IPA, Jl. Diponegoro No. 12.

Perkuliahan yang dihadiri oleh 58 orang peserta SPI Bandung diisi oleh salah seorang tenaga ahli DPR, yakni Erwyn Kurniawan yang membahas tema mengenai jurnalistik dasar.

Saat ini, berita dapat diperoleh dengan sangat cepat. “News is anything that you didn’t know last second,” ungkap Erwyn pada sesi pematerian.

Kecepatan suatu berita menjadi trending di khalayak publik, disebabkan oleh nilai berita yang terkandung dalam berita tersebut. Semakin banyak nilai yang terkandung, maka semakin mudah berita tersebut menjadi trending.

Adapun kondisi Islam saat ini, sedang diserang oleh pemikiran Barat. Salah satunya diserang melalui berita. “Berita memang harus objektif, namun seperti yang dikatakan ustadz Erwyn, tidak menutup kemungkinan dalam berita terkandung kepentingan,” ungkap Bagia yang merupakan salah satu peserta perkuliahan malam itu.

Mardiana, peserta lainnya ikut berpendapat, “perkuliahan mengenai jurnalistik dasar ini sangat perlu didapat oleh para calon intelektual muslim. Alasannya, perang yang kita hadapi saat ini bukan perang fisik melainkan perang pemikiran. Melalui pembelajaran jurnalistik dasar, kita belajar cara mempengaruhi orang melalui tulisan.”

“Disini, kita belajar menembak kepala orang-orang melalui tulisan.” pungkas Mardiana, yang juga mengikuti kelas tersebut, ketika diwawancarai. (Muhammad Aqbil YR/jurnalis warga)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.