Minggu, 09 Agustus 2020

Turki Umumkan Kasus Pertama Corona

Turki Umumkan Kasus Pertama Corona

Sampel virus corona.

Ankara, Swamedium.com — Turki mengonfirmasi kasus pertama virus corona (Covid-19) di negara itu. Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada Rabu (11/3) pagi mengatakan pasien tersebut telah diisolasi.

“Seorang warga laki-laki dinyatakan positif terkena virus corona pada Selasa malam,” kata Koca dalam konferensi pers di Ankara seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Dia mengatakan bahwa pria itu tertular virus setelah melakukan perjalanan dari Eropa. 

Menurut Koca, saat ini Kementerian Kesehatan tengah menelusuri riwayat kontak pasien tersebut secara rinci.

“Semua keluarga dan kontak dekat sedang dipantau. Tolong jangan bepergian ke luar negeri kecuali keperluan mendesak. Untuk mereka yang kembali dari luar negeri, kami meminta untuk mengisolasi diri,” kata Koca dilansir dari CNN. 

Dia menambahkan, petugas medis dan rumah sakit telah melakukan tindakan pencegahan.

“Satu atau dua kasus tidak boleh dianggap sebagai wabah, itu hanya berarti bahwa virus telah masuk dalam perbatasan kami. Ini kekhawatiran dan telah menjadi kenyataan,” katanya.

Pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan perang melawan virus corona. Turki sempat menjadi salah satu negara di Eropa yang hingga Selasa (10/3) belum melaporkan kasus infeksi virus corona.

Turki bulan lalu menutup perbatasan dengan Iran, salah satu zona merah penyebaran virus corona. Turki juga membatalkan seluruh penerbangan ke negara itu.

Virus corona mulai merebak sejak akhir 2019 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Diduga virus itu berasal dari hewan lalu menular kepada manusia. Virus itu kemudian menyebar ke penjuru negeri dan bahkan lintas negara. 

Virus ini telah menyebar ke enam benua dan lebih dari 100 negara.

Johns Hopkins University menyebut hingga saat ini virus itu telah menewaskan lebih dari 4.260 orang di seluruh dunia. Sementara lebih dari 118.100 dinyatakan terinfeksi virus tersebut. 

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.