Jumat, 26 Februari 2021

Abaikan Social Distancing? Polda Metro Bagikan Masker, Warga Berebut dan Berdesakan

Abaikan Social Distancing? Polda Metro Bagikan Masker, Warga Berebut dan Berdesakan

Foto: Warga berebut dan berdesakan saat pembagian masker oleh Polda Metro Jaya di Pasar Tanah Abang, Kamis (19/3/2020).

Jakarta, Swamedium.com — Polda Metro Jaya Kamis pagi tadi melakukan pembagian masker gratis ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang diklaim sebagai salah satu cara menekan wabah Corona. Pembagian masker itu dilakukan bersama beberapa artis ibu kota seperti Okan Cornelius dan Siska Jessica.

Banner Iklan Swamedium

Dilansir Tempo, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan Polda Metro Jaya membagikan 2.500 masker dan 1.500 hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat. Masker dan hand sanitizer itu merupakan barang sitaan polisi dari para penimbun yang praktiknya terbongkar beberapa waktu lalu.

“Ya ini bentuk empati kita lakukan, kita ketahui bersama sekarang ini masker kemudian hand sanitizer sulit didapat masyarakat,” ucap Yusri kepada wartawan, Kamis (19/3).

“Kemudian Polda Metro dalam hal ini Krimum, jajaran reserse kriminal umum, dan narkoba bersama teman-teman lalu lintas, ada teman-teman dari artis, kita sama-sama punya rasa empati untuk bisa bagi-bagikan masker dan juga hand sanitizer yang ada,” tambahnya.

Sontak acara ini membuat warga yang tengah berada di stasiun Tanah Abang pun berebut dan berdesakan.

Pihak penyelenggara dalam hal ini Polda Metro Jaya dan juga warga terkesan mengabaikan ajakan dan imbauan Pemerintah untuk melakukan social distancing di saat virus corona baru atau Covid-19 sedang mewabah.

Bahkan, Presiden Joko Widodo yang langsung meminta masyarakat untuk melalukan social distancing.

Jokowi menyebut, langkah social distancing atau menjaga jarak antar satu orang dengan yang lain menjadi hal paling penting dilakukan dalam situasi mewabahnya virus corona Covid-19.

“Yang paling penting social distancing, bagaimana kita menjaga jarak,” ujar Jokowi, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Ahad 15 Maret 2020 dikutip dari Liputan6.

Menurut Jokowi, dengan kondisi seperti saat ini demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19, maka sudah saatnya bekerja dari rumah, belajar dari rumah, serta beribadah di rumah.

“Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah di rumah,” ucapnya.

Dia juga mengajak seluruh rakyat bekerja sama, saling tolong menolong, bersatu padu, dan bergotong-royong menangani virus corona Covid-19.

“Kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat, agar masalah Covid-19, tertangani dengan maksimal,” kata Jokowi.

Apa Itu Social Distance?

Tirto merilis, spesialis penyakit menular Steven Gordon, dari Cleveland Clinic menjelaskan ada beberapa cara untuk menjauhkan diri dari penyakit, salah satunya social distance atau social distancing.

Social distance atau social distancing adalah masyarakat diminta untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. Jika Anda harus berada di sekitar orang, jaga jarak dengan orang lain sekitar 6 kaki (2 meter).

“Kerumunan orang merupakan subjek yang bergerak. Meskipun angka 25 sering dikutip [sebagai penjelasan untuk kerumunan orang], tetapi saat ini tidak ada definisi resmi – dan itu dapat berubah,” kata Gordon.

Membatalkan acara yang cenderung menarik perhatian banyak orang adalah contoh social distance. Social distance sengaja meningkatkan ruang atau jarak fisik antara orang-orang untuk menghindari penyebaran penyakit.

Berikut foto-foto saat masyarakat berdesakan dan berebut masker serta hand sanitizer yang dibagikan Polda Metro Jaya tersebut.

Foto: Artis Okan Cornelius dan Sisca Jessica didampingi Dirkrimum Polda Metro Kombes Suyudi Ario Seto ikut membagikan masker yang digelar Polda Metro Jaya di Pasar Tanah Abang, Kamis (19/3/2020).

Banner Iklan Swamedium

Foto: Warga berebut dan berdesakan saat pembagian masker oleh Polda Metro Jaya di Pasar Tanah Abang, Kamis (19/3/2020).

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita