Kamis, 24 September 2020

RS Hasan Sadikin: Tidak Benar Petugas Medis Kami Meninggal karena Covid-19

RS Hasan Sadikin: Tidak Benar Petugas Medis Kami Meninggal karena Covid-19

Foto: Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium.com — Beredar pesan suara atau voice note yang menyebutkan bahwa di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung ada residen anestesi meninggal dunia karena corona virus, 2 orang di isolasi dan 5 orang suspek.

Direktur Utama RSHS, dr. R. Nina Susana Dewi, Sp.PK(K), MMRS memastikan bahwa kabar itu tidak benar.

“Tidak benar ada residen anestesi yang meninggal karena Covid-19, sampai saat ini tidak ada petugas kesehatan yang diisolasi, dan tidak benar ada 5 yang suspek,” kata dr. Nina melalui keterangan tertulis yang diterima Swamedium, Sabtu (21/3).

Meski begitu, dr Nina menjelaskan, bagi petugas kesehatan yang kontak erat dengan pasien positif Corona, sesuai pedoman pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Kementerian Kesehatan, mereka dimasukkan ke dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan dipantau kesehatannya oleh RSHS.

“Sepuluh orang petugas kesehatan telah di tes Covid-19 dan seluruhnya negatif,” ungkap dr Nina.

Pihak RSHS juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menerima informasi.

“Pastikan informasi yang didapat valid. Berita resmi tentang penanganan covid-19
di RSHS dapat di lihat di Website (rshs.or.id), Facebook (rshsbdg), IG (rshs_bandung) dan
Twitter (rshsbdg),” kata dr Nina.

“Tetap jaga kesehatan diri dan keluarga, bersama kita bisa melawan covid-19,” tutup dr Nina mengalhiri keterangannya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.