Kamis, 24 September 2020

Antisipasi Covid-19, Makkah, Madinah dan Riyadh Lockdown

Antisipasi Covid-19, Makkah, Madinah dan Riyadh Lockdown

Riyadh, Swamedium.com – Raja Arab Saudi, Mohammad Salman, hari ini Rabu (25/3) melarang orang-orang dari 13 provinsi Kerajaan untuk meninggalkan wilayahnya atau pindah ke wilayah lain. Perintah itu mulai berlaku hari Kamis (26/3), seperti dilansir Saudi Press Agency.

Selain itu, kerajaan juga mengeluarkan perintah melarang orang memasuki atau keluar dari perbatasan Mekkah, Madinah, dan Riyadh. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai upaya yang lebih besar untuk menahan penyebaran virus corona.

Aturan jam malam yang diberlakukan baru-baru ini akan dimulai pukul 15.00, bukannya 19.00 yang berlaku di kota-kota Mekkah, Madinah dan Riyadh. Arahan baru akan mulai berlaku dari Kamis sore hingga akhir periode jam malam diumumkan dalam perintah Raja yang lainnya.

Pihak Otoritas Saudi pun telah diberi wewenang untuk menambah jam malam, atau jam malam sepanjang hari di kota-kota Mekkah, Madinah dan Riyadh atau kota-kota lain bila di rasa perlu. Kebijakan  ini akan bisa diambil berdasarkan proposal dari Kementerian Kesehatan. ”Pekerjaan untuk mengimplementasikan pesanan ini akan dimulai pada hari Kamis, 26 Maret,” begitu tambahan perintah kerajaan.

Larangan perjalanan tidak termasuk kelompok dan sektor yang telah dikecualikan sebelumnya dari jam malam. Ini mengingat pengecualian tersebut dalam ruang lingkup paling sempit dan sesuai dengan prosedur dan kontrol yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Perintah hari Rabu ini dikeluarkan berdasarkan pada kepedulian Raja Salman pada kesehatan dan keselamatan warga negara dan para ekspatriatnya. Dan ini juga berdasarkan dukungan dari pihak otoritas terkait. Tindakan pencegahan yang dipilih agar lebih dapat membatasi penyebaran virus corona baru..

Berlakukan Jam Malam di Seluruh Saudi

Sebelumnya, Raja Salman, Ahad (22/3) mengeluarkan perintah untuk memberlakukan jam malam di seluruh Arab Saudi. Jam malam mulai diberlakukan, Senin (23/3) malam untuk mengendalikan penyebaran penyakit virus Corona tipe baru atau Covid-19.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.