Rabu, 03 Juni 2020

Luangkan Waktu Lihat Tetangga, Adakah Mereka Kena Dampak Ekonomi

Luangkan Waktu Lihat Tetangga, Adakah Mereka Kena Dampak Ekonomi

Foto: Denni Risman. (Dok. pribadi)

Pekanbaru, Swamedium.com — Anak saya yang kerja di salah satu hotel bintang 4 di Pekanbaru mengabarkan, mulai tanggal 1 April dia dirumahkan. Selama dirumahkan, sebagai tenaga kontrak -maklum belum 6 bulan kerja di hotel itu- dia tidak terima gaji. Dia termasuk kloter ke 4 yang dirumahkan di hotel itu. Rata-rata yang dirumahkan itu adalah tenaga kontrak.

Bagi saya kaabar ini tentu saya syukuri. Karena sebagai pelayan jasa, bekerja di bagian restoran hotel, sebagai orangtua tentu selalu cemas jika dia ikut terpapar Covid-19, virus yang sedang mewabah. Walau hotel sudah memiliki protap untuk antisipasi.

Setiap hari selalu saya mengingatkan untuk tetap waspada, sering cuci tangan. Sekarang, dengan kabar ini, dia bisa ikut stay at home bersama keluarga. Soal gaji yang tidak dibayar, bagi saya jaga kesehatan untuk tidak terserang Covid-19 lebih utama.

Kondisi ini, merumahkan karyawan atau pekerja kontrak sudah banyak dilakukan perusahaan, khususnya perusahaan jasa. Bakal banyak lagi mereka yang dirumahkan dari pekerja cafe, warung kopi dan restauran karena himbauan dilarang berkumpul, polisi telah turun ke lapangan untuk membubarkan mereka yang masih nongkrong minum kopi.

Jika mereka yang dirumahkan itu adalah tulang punggung keluarga, betapa menyakitkan buat mereka. Ketakutan mau makan apa, mau bayar cicilan motor, listrik, sewa rumah dengan apa, sementara program pemerintah untuk membantu ekonomi mereka yang terkena dampak itu masih di awan.

Pemerintah daerah juga belum masuk memikirkan soal ini. Mereka baru sebatas membuat protap bagaimana orang luar tidak masuk ke kota itu dan bagaimana jumlah positif tidak bertambah. Padahal di sejumlah negara yang ikut terkena Covid-19, Pemerintahnya mengucurkan dana dan insentif untuk warga agar program stay at home berjalan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.