Minggu, 07 Juni 2020

Gunakan Foto Wanita Cantik untuk Raih Keuntungan, Pelaku Dicokok Polisi

Gunakan Foto Wanita Cantik untuk Raih Keuntungan, Pelaku Dicokok Polisi

Jakarta, Swamedium.com – Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap Kasus Tindak pidana pencurian dan atau tanpa hak atau melawan hukum menyalin data informasi elektronik dan atau dokumen elektronik.

“Satu pelaku yakni AH berhasil kami tangkap terkait kasus tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (31/3).

Yusri mengungkapkan, kasus ini terbongkar setelah adanya laporan korban yakni DW yang mengatakan ada oknum yang mengambil foto-foto miliknya dan menggunakannya untuk keuntungan pribadi.

“Berdasar laporan itu tim Subdit Resmob melakukan penyelidikan. Hingga akhirmnya menangkap seorang tersangka,” jelasnya.

Yusri menjelaskan dalam aksinya tersangka AH membuat akun Facebook bernama Lodya Arumi Syakira setelah sebelumnya mengikuti akun instagram korban. Setelah membuat akun facebook itu tersangka AH menjerat sekitar 47 korban laki-laki dan mencari keuntungan.

“Tersangka berpura pura menjadi si perempuan dan meminta kepada 47 korban laki-laki yang dikenal melalui facebook untuk mengirimkan pulsa. Bahkan sebagian dari mereka dijanjikan dapat berhubungan badan,” tegasnya.

“Bahkan tak jarang korban-korban pria ini mengirimkan juga foto alat kelamin mereka kepada tersangka. Kami menduga tersangka ini memiliki kelainan seksual,” sambung yusri.

Kasus ini terbongkar setelah adanya istri korban laki-laki yang melabrak korban perempuan di instagram karena dinilai menjadi pelakor (perebut laki orang). Atas hal itu korban perempuan yang wajahnya digunakan melaporkan kejadian itu ke Polisi.

Tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 48 jo Pasal 32 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

“Dengan hukuman penjara paling lama 8 tahun serta denda paling banyak Rp2 miliar,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.