Minggu, 07 Juni 2020

Cegah Covid-19, Ini Arahan Terbaru Anies kepada RT-RW se-Jakarta

Cegah Covid-19, Ini Arahan Terbaru Anies kepada RT-RW se-Jakarta

Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan konferensi pers terkait pandemi Covid-19 di Jakarta.

Jakarta, Swamedium.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sejumlah arahan kepada wali kota se-Jakarta. Anies meminta jajarannya menggerakkan RT hingga RW untuk memutus penyebaran virus Corona terbaru (COVID-19).

Instruksi tersebut diungkapkan Anies dalam video yang diunggah kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin (30/3).

Berikut arahannya.

1. Jaga Wilayah yang Belum Terpapar Corona

Anies meminta camat hingga pengurus RT/RW menjaga wilayah yang belum terpapar virus Corona. Anies juga meminta agar warga yang tinggal di wilayah bersih dari Corona dikontrol pergerakannya.

“Saya mau meminta kepada para wali kota untuk menggerakkan jajaran di bawahnya, dari camat, lurah, RW, RT, bahkan termasuk mungkin karang taruna, untuk membuat batas-batas menjaga wilayah bersih tidak tertular,” kata Anies.

Namun Anies tak mengungkapkan wilayah Jakarta mana saja yang masih bersih dari virus Corona. Dia menekankan wilayah bersih itu harus tetap dijaga.

“Tempat yang bersih seperti ini harus tetap dijaga bersih dari kasus. Jadi saya akan meminta kepada Bapak-bapak semua untuk memikirkan caranya, bagaimana cara membuat tempat-tempat yang bersih ini tidak tertular,” ujar Anies.

Anies menyebut ada tujuh kecamatan di Jakarta yang masih bersih dari virus Corona. Dia meminta jajarannya mengontrol pergerakan warga di daerah itu.

“Intinya adalah di tempat yang bersih harus ada kontrol atas pergerakan orang. Orang keluar-masuk harus ada pengendaliannya. Nah, di lapangan ini tidak sederhana Bapak-bapak, ada kebutuhan logistik, ada kebutuhan untuk orang pergi untuk kebutuhan keluarga, ada macam-macam,” ucapnya.

2. Kontrol Pergerakan Warga

Anies meminta RT/RW yang wilayahnya bersih dari COVID-19 mengontrol pergerakan warga. Para RT/RW diminta mengendalikan akses keluar-masuk wilayahnya.

“Intinya adalah di tempat yang bersih harus ada kontrol atas pergerakan orang. Orang keluar-masuk harus ada pengendaliannya. Nah, di lapangan ini tidak sederhana Bapak-bapak, ada kebutuhan logistik, ada kebutuhan untuk orang pergi untuk kebutuhan keluarga, ada macam-macam,” ucapnya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.