Rabu, 08 Juli 2020

Dinkes: Tidak Ada Pasien Positif Covid-19 di Klaster Ijtima Gowa

Dinkes: Tidak Ada Pasien Positif Covid-19 di Klaster Ijtima Gowa

Foto: Ijtima di Gowa, Sulsel. (IDNTimes)

Makassar, Swamedium.com – Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan Ichsan Mustari memastikan bahwa tidak ada satu pun pasien positif terjangkit virus corona (COVID-19) di Sulsel yang berasal dari pertemuan Ijtima Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu.

Ichsan berasumsi bahwa kemungkinan pasien positif COVID-19 di daerah lain yang dikategorikan dalam klaster ijtima Gowa itu, terinfeksi setelah mereka pulang ke daerahnya masing-masing.

“Kemungkinan dia dapat virus corona itu waktu di tempatnya (daerah asal). Memang dia pernah ikut ijtima tapi mungkin mendapatkan COVID-nya itu waktu dia sudah pindah ke tempatnya. Karena sampai saat ini pun juga di Sulsel kami belum dapat klaster ijtima itu,” ujar Ichsan saat melakukan telekonferensi, Jumat (3/4) lalu.

1. Klaster Ijtima Gowa tidak termasuk dalam kasus virus corona di Sulsel

Menurut Ichsan, sampai hari ini pihaknya tidak pernah mendapatkan data soal pasien yang memiliki riwayat pernah melakukan kontak dari ijtima Gowa, baik itu pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien positif.

Dari sejumlah klaster penularan virus corona di Sulsel, Ichsan menyebut bahwa klaster ijtima Gowa memang tidak termasuk karena memang tidak ditemukan kasus dari pertemuan itu.

“Orang yang ada di sini tidak ada klaster ijtima. Klaster-klaster kita itu ada klaster Raha, Bogor, umrah, dan local transmision,” sebutnya.

2. Sejumlah daerah sebut ada kasus dari klaster Ijtima Gowa

Hal ini berbeda dengan beberapa daerah yang menginformasikan adanya pasien COVID-19 yang berasal dari klaster Ijtima Gowa. Di Papua, 2 kasus positif COVID-19 terbaru disebut tergabung dalam klaster Ijtima di Gowa. Pasien disebut merupakan peserta kegiatan agama yang sedianya digelar pada pertengahan Maret lalu itu, namun kemudian batal.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.