Kamis, 09 Juli 2020

Ini Pernyataan Lengkap Anies soal Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Ini Pernyataan Lengkap Anies soal Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan konferensi pers terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jakarta.

Dari pembahasan yang kita lakukan tadi, DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan menteri, efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020.

Secara prinsip, kami sudah bahas bersama, selama ini DKI Jakarta sudah melaksanakan pembatasan-pembatasan itu. Mulai dari seruan untuk bekerja di rumah, menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengalihkannya menjadi kegiatan belajar di rumah. Kemudian menghentikan kegiatan peribadatan di rumah-rumah ibadah, mengerjakan kegiatan peribadatan di rumah, begitu juga dengan pembatasan transportasi semuanya sudah dilakukan selama 3 minggu terakhir.

Jadi bagi masyarakat Jakarta yang nanti akan kita lakukan mulai tanggal 10, utamanya adalah pada komponen penegakan. Karena akan disusun peraturan, yang peraturan ini memiliki kekuatan mengikat kepada warga untuk mengikuti. Jadi kita berharap, pembatasan nantinya bisa ditaati sekaligus menjadi pesan bagi semua bahwa ketaatan kita untuk membatasi pergerakan, membatasi interaksi, akan sangat mempengaruhi kemampuan kita mengendalikan virus ini

Ada beberapa prinsip yang nanti akan kita tegakkan dalam pembatasan ini. Pada intinya, kegiatan belajar akan terus seperti kemarin, tidak dilakukan di sekolah tapi dilakukan rumah. Kemudian semua fasilitas umum tutup, baik itu fasilitas umum hiburan milik pemerintah maupun milik tempat hiburan milik masyarakat, taman, balai pertemuan, RPTRA, gedung olahraga, museum semua tutup. Kemudian terkait dengan kegiatan sosial budaya juga sama, kita akan membatasi itu.

Pernikahan tidak dilarang tetapi dilakukan di Kantor Urusan Agama, kemudian resepsi ditiadakan. Begitu juga kegiatan-kegiatan perayaan lain, seperti ritual khitan, tapi perayaannya yang ditiadakan.

Jakarta adalah kota pusat kegiatan perekonomian di Indonesia. Karena itu, dalam mengatur ini, kami membagi ada 3 sektor utama. Satu, pemerintahan. Pemerintahan terus menjalankan fungsinya, Pemprov DKI, kepolisian maupun TNI semuanya tetap berjalan seperti biasa. Yang bisa bekerja dari rumah diatur atasannya untuk bekerja dari rumah, tapi pelayanannya jalan terus. Maka dari itu, tidak ada yang ditutup.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.