Rabu, 03 Juni 2020

Dijadikan Tersangka Penganiayaan, Saddil: Saya Bela Mama Saya!

Dijadikan Tersangka Penganiayaan, Saddil: Saya Bela Mama Saya!

Foto: Saddil Ramdani dengan latar belakang foto Ibunya.

Jakarta, Swamedium.com — Pemain sebakbola nasional Saddil Ramdani telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan. Saddil pun angkat suara.

“Jadi cerita awalnya itu mereka korban (Irwan) dan rekan-rekannya minum di belakang rumah, lagi keadaan mabuk mereka selalu menyanyikan lagu kematian yang menyinggung mama saya,” kata Saddil kepada detikcom, Senin (6/4).

Ibu Saddil sempat mencoba menegur aksi korban dengan melarang untuk minum di belakang rumah, namun tak dihiraukan. Malah, lanjutnya, korban bersama temannya merespons dengan nada menantang.

“Mereka melawan, katanya apa urusannya kalian kami mabuk di sini, ini hak kami apa urusan denganmu orang tua, nah mama saya digituin,” katanya.

Pasca-kejadian tersebut, Ibu Saddil tidak lagi menggubris korban. Tapi, setelah satu minggu, korban kembali datang untuk nongkrong dan meminta uang kepada Ibu Saddil. Awalnya dikasih, tapi karena keseringan akhirnya Ibu Saddil menolak memberi uang.

“Lama-kelamaan mereka setiap minggu meminta, mama saya sudah tidak mau kasih alasannya mereka mabuk dan bikin rusuh di belakang rumah,” ujar Saddil.

Ibu Saddil juga sempat memberikan teguran kembali kepada korban dan rekan-rekannya. Tapi salah satu rekan korban malah memaki dengan bahasa kasar.

“Akhirnya mama saya pergilah, tiba-tiba salah satu rekan minumnya mengamuk memaki-maki mama saya dengan bahasa yang tidak layak seperti anj*** b*** orang tua an****,” katanya.

“Saya mencari mereka itu karena mereka selalu mabuk bersama Sabar dan teman-temannya mereka, selalu mencari kesalahan saya punya mama,” sambungnya.

Terlepas dari itu semua, Saddil berjanji tetap bertanggung jawab atas tindakannya. Ia pun tidak peduli dengan nama besarnya saat ini.

“Saya sudah berbuat, biar saya tanggung jawab. Biar mereka tidak ganggu lagi saya punya mama. Nama besarku dan ketenaranku tidak penting bahkan sangat tidak ada gunanya ketimbang harga dirinya keluarga dan mamaku sendiri,” ungkapnya.

Pages: 1 2

Related posts

2 Comments

  1. Anonim

    Kau.anak sholeh sudah benar sadil demi menjaga marwah kesucian.ibumu kamu bela ibumu otu yang seharusnya, ketenaran duniawi tak.sebanding dengan kenikmatan surganya Allah yang akan kau dapat kelak…petiklah kejadian ini jadi pelajaran kedewasaan.sangat sadil Allah bersama orang yg mencintai ibunya.

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.