Minggu, 07 Juni 2020

Hikmah Dibalik Wabah

Hikmah Dibalik Wabah

Foto: Kota Jakarta di masa pandemi Covid-19. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — WABAH pandemik virus Corona (Covid-19) hingga hari ini masih menggemparkan publik dunia. Jumlah korban tiap hari terus bertambah. Dunia dicekam kecemasan. Takut dengan kecepatan penyebarannya yang tidak terduga. Apalagi hingga saat ini belum ada obat dan vaksin untuk mengatasi virus tersebut.

Otoritas Cina mengatakan bahwa virus yang menyebar dengan cepat ini pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina pada akhir Desember 2019. Kuat dugaan virus Corona (Covid-19) berasal dari hewan liar yang dijual bebas di Huanan Seafood Market di pusat Kota Wuhan.

Huanan Seafood Market diketahui menjual berbagai makanan ekstrem dan unik. Mulai dari anak srigala, buaya, burung merak, daging unta, kelelawar, musang, rubah, salamander raksasa, tikus hingga ular. Berbagai jenis binatang tersebut masih erat kaitannya dengan pandemi sebelumnya, yaitu Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Diduga virus Corona ini tersebarkan melalui sup kelelawar yang menjadi makanan populer di Wuhan (Detik.com, 29/1/2020).

Di Amerika Serikat, jumlah korban jiwa hingga Selasa (7/4) mencapai 10.923 orang. Berdasarkan data dari Johns Hopkins University, virus Covid-19 telah menginfeksi 368.079 di AS. Sebanyak 29.887 kasus baru terdeteksi di AS dan 1.265 kematian pada hari Senin kemarin. AS kini menjadi negara dengan kasus Corona terbanyak di dunia.

Seperti dilansir dari CNN, Covid-19 telah menyebar di 50 negara bagian dan wilayah AS lainnya. Kematian paling banyak dilaporkan di New York dengan 3.485 korban meninggal.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan dua pekan ke depan akan menjadi masa-masa yang berat melawan pandemi virus Corona. “Ini mungkin akan menjadi minggu terberat pada minggu ini dan minggu depan. Sayangnya, akan ada banyak kematian,” kata Trump di Gedung Putih, Sabtu (4/4).

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.