Jumat, 27 November 2020

Pengusaha Kuliner Ini Ajak Elemen Bangsa Bersatu Hadapi Pandemi

Pengusaha Kuliner Ini Ajak Elemen Bangsa Bersatu Hadapi Pandemi

Foto: Puspo Wardoyo.

Solo, Swamedium.com — Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan 2 bulan ini telah membuat hampir semua roda bisnis berhenti. Salah satunya adalah sektor kuliner. Berkiprah di dunia kuliner hampir 3 dekade lamanya, membuat Puspo Wardoyo memahami seluk beluk dunia kuliner.

Jatuh bangun dalam berbisnis telah ia alami, mulai krisis moneter 1998 sampai wabah flu burung yang sempat memukul dunia kuliner di pertengahan tahun 2000-an.

Puspo melihat, pandemi Covid-19 ini sebagai masalah nasional yang harus diselesaikan bersama. Pemerintah sebagai pemangku kebijakan diminta dapat merangkul semua kalangan. Puspo yakin apabila hal ini diatasi bersama pasti akan lebih cepat dan mudah diatasi.

“Saya secara pribadi mengajak pengusaha lain untuk saatnya berkontribusi untuk negara. Selama ini pengusaha dinilai makmur dan sukses membangun usaha di Indonesia, tak salah jika disaat ini kiranya para pengusaha dapat memgambil bagian untuk membantu menghadapi pandemi ini,” kata Puspo kepada media, Selasa (14/4).

Sementara, lanjut Puspo, Pemerintah sebagai penguasa diharap dapat merangkul pengusaha untuk gotong royong jika memang harus diberlakukan lockdown. Bagi Puspo lockdown menjadi jalan satu satunya, meski berat karena otomatis sama sekali tidak ada pemasukan selama masa lockdown tapi itu dirasa lebih baik, ketimbang berada didalam ketidakpastian seperti saat ini.

“Saat ini orang masih bebas lalu lalang, tapi kondisi bisnis lesu. Kondisi saat ini dapat dibilang ramai dalam kesepian, hal ini tentu lebih merugikan pengusaha karena berada dalam ketidakpastian kapan pandemi ini berakhir,” tegas Puspo.

Selain mengiimbau kepedulian pengusaha, Puspo juga berharap peran aktif para Ulama untuk mengajak umat berbagi. “Konsep berbagi dalam Islam adalah suatu kewajiban bagi yang mampu, kita menyebutnya zakat dan sedekah,” kata Puspo.

Ulama, ujar Puspo, diharapkan mampu menyadarkan umat bahwah konsep sedekah tidak hanya di waktu lapang, tapi juga di waktu sempit. Menurutnya, sedekah tidak akan membuat miskin. Justru saat saat seperti ini kegiatan yang harus dilakukan adalah sedekah bukan malah “panic buying” yang justru melukai saudara saudara yang kurang mampu.

“Bayangkan jika pengusaha-pengusaha dihimpun oleh Pemerintah untuk memberi makan orang disekitarnya bukankah itu merupakan langkah yang tepat jika diberlakukan lockdown? Dan konsep berbagi ini tak hanya ada di agama Islam, tapi juga disemua agama,” kata Puspo.

Maka dari itu, Puspo merasa optimis jika Pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat dan ulama/tokoh agama bersatu padu, diharapkan Indonesia dapat lebih cepat mengatasi pandemi Covid-19. (*/ls)

Related posts

10 Comments

  1. Anonim

    Maa syaa Allah,,, semoga banyak pengusaha di negri ini sprti beliau, yang peduli dg hajat hidup banyak org, semoga allah jaga beliau beserta kluarga dan diberkahi usia juga usahanya, aamiin

    Reply
  2. Anonim

    Semgat bersatu dalam menyelesaikan pendemi covid19 ini harus kita dukung, semoga musibah ini segera berakhir, bagi para pengusaha kontribusi sesuai kemampuan melalui bantuan langsung atau bekerja sama dengan pemerintah, bagi masyarakat berkontribusi dengan mengikuti anjutan dan arahan pemerintah tentang penanganan pandemi ini

    Reply
  3. Anonim

    Masya Allah.. semoga di beri kesehatan pak,
    Dan mudah-mudahan seluruh pengusaha di indonesia bisa ikut ber kontribusi dengan pemerintah untuk membantu rakyat yang di bawah rata2 ekonomi nya.

    Reply
  4. Anonim

    semoga ALLAH melindungi Bapak PUSPO beserta keluarganya dan WONG SOLO GROUP kedepanya semakin maju dan sukses dunia ahirat aamiin…

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.