Jumat, 07 Mei 2021

Memohon Perlindungan Allah dengan Khatam Al-Quran

Memohon Perlindungan Allah dengan Khatam Al-Quran

Foto: Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Melalui program khatam al-Qur`an 2 juz perhari selama 15 hari (sejak 17-31 Maret 2020), penulis melalui media AQL Islamic Center berikhtiar semaksimal mungkin untuk memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala agar umat terbebas dari Covid-19.

Banner Iklan Swamedium

Saya meyakini bahwa Insya Allah al-Quran bisa menjadi obat bahkan perlindungan, baik fisik maupun non-fisik.

Ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala ketika menggambarkan fungsi al-Qur`an sebagai:
شِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ

“Penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada,” (QS. Yunus [10]: 57).

Sakit fisik atau non-fisik biasanya timbulnya dari hati. Misalnya, banyak orang terserang penyakit fisik akibat keyakinan yang lemah, kesedihan, rasa takut yang mendalam, sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit fisik. Al-hamdulillah ini sudah digambarkan dalam surah Yunus ayat 57.

Dari ayat ini, penulis memperoleh tadabbur menarik bahwa: al-Qur`an bisa menyembuhkan penyakit fisik. Walau pun Hasan Al-Bashri mengatakan bahwa Kitab Suci ini hanya menjadi obat bagi penyakit yang ada didalam kalbu. Akan tetapi sama-sama diketahui bahwa boleh jadi penyakit-penyakit yang ada di dalam kalbu juga menyebabkan penyakit fisik. Dengan al-Qur`an, Insya Aallah penyakit fisik ini bisa sembuh.

Para pembaca yang budiman, ketika al-Qur`an dibaca dan diperdengarkan dengan penuh optimisme dan keyakinan, maka sel-sel darah dan DNA kita kemudian mendapatkan informasi dalam bentuk suara dari ayat-ayat al-Qu`ran. Hal ini akan memberikan proses metabolisme tubuh dan membuat sel-sel dalam darah dan tubuh kita melakukan sebuah proses positif sehingga terjadilah penguatan di dalamnya.

Kalau kita sering membaca al-Quran pada berbagai kesempatan, terutama saat berada di rumah insya Allah kita tidak akan merasa bosan ataupun jenuh. Bahkan mungkin ada yang pernah dengar bahwa musik kabarnya bisa juga mempengaruhi kesehatan tubuh, Terlebih jika suara al-Qur`an sering diperdengarkan, akan menjadi hebat apalagi sekarang di bulan Sya’ban menuju Ramadhan yang merupakan bulan qurra (para pembaca al-Qur`an).
Ini adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah Ta’ala.

Dalam menghadapi bulan Sya’ban kemudian Ramadhan, maka perlu adanya persiapan ruhiyah (spiritual). Insya Allah, di dalam jiwa yang sehat akan ada badan yang sehat. Insya Allah badan kita terlindungi dari serangan virus Covid-19.

Kalau pun nanti kita didera sakit hingga meninggal karenanya, yang penting kita sudah berikhtiar, insya Allah akan gugur dalam kondisi syahid sebagaimana sabda Nabi:

الطَّاعُونُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

“Orang yang mati karena wabah penyakit tha’un adalah syahid bagi setiap muslim.” (HR. Bukhari).

Penyakit pandemi ini jika kita hadapi dengan ketakwaan dan sudah tawakkal kepada Allah, kemudian diikuti dengan membaca al-Qur`an, insya Allah kalaupun kita mati, akan mati syahid.
Bagi saudara-saudaraku yang sedang sakit, ayo bangkit! Mari membaca al-Quran! Demikian juga untuk saudara-saudaraku yang sedang ketakutan, ayo kita bentengi diri dengan khatam al-Quran!

Saudara-saudaraku yang sedang boring atau bosan di rumah dan tidak ada kegiatan apa-apa, usahakan jangan terlalu banyak pegang gadget. Mari kembali pada al-Qur`an! Kemudian pegang kitab tafsir dan tadabbur al-Qur`an. Dengan mentadabburi al-Qur`an, saya setiap membuka halaman mana saja, selalu mendapatkan informasi yang baru.

Allah Ta’ala berfirman:

فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah [9]: 105).

Dalam al-Qur`an, kita akan mendapatkan banyak hal. Ketika nanti kita berharap akan dibangkitkan oleh Allah dalam keadaan bersama orang-orang yang saleh dan dalam keadaan beriman, maka dengan membaca al-Quran itu akan terwujud. Informasi atau berita gembira itu akan terjadi pada kita.

Allah juga berfirman dalam ayat lain:

وَيُعَلِّمُكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ

“serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah [2]: 151). Dengan membaca al-Quran kita akan mendapatkan ilmu yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Lebih dari itu, waktu-waktu kita akan lebih berguna. Apalagi ketika ini dilakukan secara bersama-sama.

Mari kita bermunajat, ber-muhasabah (instrospeksi diri), berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah. Insya Allah setelah kita bermuhasabah, bermunajat dan berdoa kepada Allah lewat Asma Nya, takdir akan kita hadapi dengan penuh keridaan dan kita akan menyenanginya. (*)

*Penulis: KH Bachtiar Nasir

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita