Selasa, 07 Juli 2020

‘Syahadat’ Prabowo Bikin Gaduh

‘Syahadat’ Prabowo Bikin Gaduh

Foto: M Rizal Fadillah. (ist)

Bandung, Swamedium.com — Entah dalam rangka apa tiba tiba Prabowo Subianto berpidato. Kesannya ditujukan pada kader Gerindra karena yang bersangkutan sebagai Ketua Umum. Akan tetapi karena disiarkan secara umum maka seluruh rakyat Indonesia “terpaksa” menjadi bagian audiens dari pidato tersebut. Wajar muncul kemudiannya reaksi publik.

Dalam kaitan pidato untuk kader ya isinya biasa saja normatif, ia meminta kepercayaan penuh dari kader Gerindra soal kiprah koalisi dalam kabinet. Akan tetapi sebagai tontonan masyarakat luas maka menjadi singgungan juga bagi bekas pendukung “militan” Prabowo saat Pilpres melawan Jokowi. Ada goresan kekecewaan yang menambah sakit dengan isi pidato tersebut.

Satu bagian saja yang sensitif yaitu “syahadat” atau persaksian Prabowo soal profil Jokowi yang bagus “saya bersaksi keputusan Jokowi selalu berdasarkan keselamatan rakyat miskin dan lemah”. Ini yang dinilai bertentangan dengan persaksian atau perasaan rakyat itu sendiri karena justru sebagian masyarakat menilai Jokowi itu sudah kehilangan orientasi dan pemihakan pada rakyat miskin dan lemah.

Keputusan soal revisi UU KPK, Omnibus Law, pemindahan ibukota, menaikan tarif BPJS, serta tidak menurunkan harga BBM hanya sedikit contoh tidak perhatian Jokowi pada rakyat miskin dan lemah. Hatta pembagian sembako cap “Presiden” pun membuat rakyat berlari lari dan segelintir saja yang mendapatkan pembagian. Presiden yang memihak investor dalam “segala” keputusan itulah yang disaksikan rakyat banyak.
Prabowo nampaknya “kelilipan”.

Syahadat “asyhadu” (saya bersaksi) Prabowo soal Jokowi mungkin bisa diabaikan dan dimaklumi karena ia sekarang adalah “pembantu” Jokowi. Menhan yang meluas ( atau menyempit) dari pertahanan negara menjadi pertahanan Jokowi. Benteng atau tameng. Beberapa pengamat menilai seorang Letnan Jenderal TNI, bekas pesaing yang dinilai sebagai pemenang Pilpres, mantan Pangkostrad dan Danjen Kopasus bisa bersaksi seperti itu hanya jika ada dalam “todongan senjata”. Itupun jika ia pengecut.

Pages: 1 2

Related posts

1 Comment

  1. Anonim

    Sangat aneh Prabowo bersaksi bahwa apa yg dilakukan Jokowi adala demi kesejahteraan rakyat. apa betul ini pernyatta from the bottom of his hearht atau karena ada ancaman? Betapa tidak pedulinya. jokowi atas kesjahteraan rakyat nampak nyata pada kebijakannya dan peraturan perundangan yg menyangkut rakyat kecil dan pekerja pribumi. Banyaknya pemasukan tka cina dalam negara sedang kesulitan banyaknya tenaga rakyat yg di phk dàn pemaksaan agar daerah menerima tka cina.

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.