Jumat, 03 Juli 2020

Warga Jakarta Lebih Puas Penanganan Covid-19 Oleh Pemprov DKI Dibanding Pusat

Warga Jakarta Lebih Puas Penanganan Covid-19 Oleh Pemprov DKI Dibanding Pusat

Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Jakarta, Swamedium.com — Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) bersama Aliansi Perempuan Peduli Indonesia menggelar survei persepsi warga DKI Jakarta tentang COVID-19.

Survei dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta (44 kecamatan) menggunakan metode Krejcie-Morgan dengan Margin of Error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilaksanakan dengan jumlah responden 886 orang secara online pada periode 14-18 April 2020 setelah sebelumnya terkontak secara individual.

Hasil Survei

Direktur LKSP Astriana B. Sinaga memaparkan mayoritas warga sudah memiliki pengetahuan tentang COVID-19 dan cara pencegahannya (97 persen). Mayoritas warga juga bersikap waspada (90,97 persen) terhadap bahaya COVID-19.

Meski mayoritas warga DKI menyatakan siap menghadapi Pandemi COVID-19 (69,07 persen), tapi jumlah warga yang tidak siap juga cukup besar (30,93 persen).

“Mayoritas warga sudah paham informasi soal COVID-19 dan mengerti tentang cara pencegahannya. Mayoritas mereka mendapat informasi soal COVID-19 dari media sosial mencapai 50 persen dan mengetahui cara pencegahannya juga lewat media sosial yang mencapai 51,58 persen. Artinya dalam pola penanganan COVID-19, sumber informasi dari media sosial menjadi amat penting,” papar Astriana dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/4).

Astriana juga memaparkan temuan soal tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani COVID-19. “Hasilnya sebagian besar responden menyatakan puas (80,70 persen) dengan respon Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan wabah Covid-19. Warga yang tidak puas (19,30 persen) merasa ada yang perlu ditingkatkan,” papar Astriana.

Jika dibandingkan dengan kepercayaan responden bahwa Pemerintah Pusat mampu menanggulangi COVID-19, angkanya masih berada di bawah kepuasan terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta.

“Meski sebagaian besar percaya (62,75 persen) bahwa Pemerintah pusat dapat menanggulangi wabah COVID-19. Namun, jumlah Warga yang kurang percaya (25,51 persen) cukup besar, demikian pula tidak tahu (11,74 persen),” imbuhnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.