Jumat, 03 Juli 2020

Pernyataan Luhut Mengganggu Ruang Batin Keber-agama-an Umat Islam

Pernyataan Luhut Mengganggu Ruang Batin Keber-agama-an Umat Islam

Jakarta, Swamedium.com — “Momen Ramadan ini jangan menjelekkan orang. Nanti puasamu batal,” [Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), dalam wawancara bersama Radio RRI, Sabtu, 2 Mei 2020.]

Sepintas, penulis sangat terkejut dengan kutipan Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan, pejabat Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi. Dalam jejaring sosial media, Luhut mengeluarkan pernyataan yang penuh tendensi kepada umat Islam.

Penulis mencoba menelusuri dari sumber yang kredibel, ternyata berita berkenaan muncul di laman berita tempo. Tempo menulis berita dengan judul “Luhut : Ramadhan jangan menjelekkan orang, nanti puasamu batal”.

Kutipan judul berita tempo (2/5/2020), bersumber dari wawancara Luhut Binsar Pandjaitan dengan RRI. Lengkapnya, Luhut menyatakan : “Momen Ramadan ini jangan menjelekkan orang. Nanti puasamu batal,”.

Pernyataan ini jelas merupakan tuduhan serius terhadap Umat Islam, disebabkan beberapa alasan :

Pertama, Ramadhan dan ibadah puasa di bulan Ramadhan adalah aktivitas khas yang dijalankan oleh umat Islam. Tidak ada umat beragama lain yang memiliki syariat berpuasa di bulan Ramadhan, kecuali hanya umat Islam.

Karena itu, ungkapan Luhut yang menyatakan “Ramadan ini jangan menjelekkan orang. Nanti puasamu batal” jelas dimaksudkan atau ditujukan kepada umat Islam, sebab umat yang lain tidak menjalankan ibadah puasa.

Kedua, frasa “jangan menjelekkan Orang” merupakan kalimat ungkapan yang bermakna tuduhan. Seolah-olah, telah terjadi aktivitas menjelekan orang yang kemudian Luhut menisbatkan aktivitas itu kepada umat Islam, Karena hanya umat Islam yang melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Ungkapan itu hanya ditujukan kepada umat Islam, semakin jelas ketika Luhut mengujar kata “nanti puasamu batal”.

Karena itu, ungkapan ini seolah lengkapnya hendak mengatakan “hei kalian umat Islam, jangan menjelekan orang, nanti ibadah puasa kalian batal”.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.