Jumat, 27 November 2020

Anies: Kasus Covid-19 Menurun, PSBB Jangan Kendor

Anies: Kasus Covid-19 Menurun, PSBB Jangan Kendor

Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan konferensi pers terkait pandemi Covid-19 di Jakarta.

Jakarta, Swamedium.com — Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan angka kasus virus corona (Covid-19) yang berangsur turun beberapa hari terakhir di wilayahnya. Namun, tidak boleh diartikan permasalahan dan upaya pencegahan Covid-19 telah usai.

“Perlu digarisbawahi, meski beberapa hari ini terlihat ada penurunan (jumlah kasus), tetapi ini tidak boleh diartikan PSBB-nya kendor. Harus kita lebih disiplin, lebih ketat, karena masih ditemukan kasus-kasus positif di masyarakat,” kata Anies dalam jumpa pers di Balai Kota disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (1/5/2020) malam.

Anies mengimbau, warga tetap disiplin dan mematuhi aturan PSBB. Selain itu, masyarakat juga harus mengurangi interaksi, mengurangi berkegiatan di luar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. 

Jika dilakukan secara dengan konsisten, diharapkan mampu mencegah adanya gelombang kedua pandemi ini di Jakarta.

“Ke depan kami imbau ke seluruh masyarakat untuk lebih menaati (aturan PSBB). Kegiatan sosial, kegiatan ekonomi, kegiatan budaya, kegiatan agama, sebisa mungkin dilakukan di rumah. Bukan dilakukan bersama-sama, berkelompok di masyarakat,” papar dia.

Sejau ini, Pemprov DKI Jakarta memang terus proaktif mengeluarkan berbagai kebijakan dalam penanganan Covid-19. Seperti, adanya kampung siaga Covid-19, produksi massal masker, perketat dan pemberian sanksi pelanggar PSBB, serta memperbanyak dan menambah rapid test di masyarakat.

“Jadi, adanya peristiwa penurunan beberapa hari ini tidak boleh diartikan sebagai sudah selesai. Ini belum selesai, Jakarta belum merdeka dari Covid-19. Kita masih harus bertempur dengan Covid-19, maka jangan kendor,” pintanya.

Sumber: Indozone

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.