Sabtu, 12 September 2020

Kritik Keras Sandiaga kepada Pemerintah terkait TKA China

Kritik Keras Sandiaga kepada Pemerintah terkait TKA China

Foto: Sandiaga Uno (repro)

Jakarta, Swamedium.com — Tidak juga menurunnya kurva korban Covid-19 dan potensi krisis yang menyertainya menarik perhatian pengusaha sosial Sandiaga S. Uno, BBA, MBA. Dalam keadaan seperti ini menurutnya yang terpenting adalah kita fokus pada upaya penanganan Covid-19, bukan yang lain.

Pendiri Saratoga Investama Sedaya ini mengaku kaget, karena ketika beberapa waktu lalu melakukan rapid test di Bandara Soekarno Hatta terhadap 80 WNI yang ada di sana, hasilnya negative semua. Lalu kemudian ada kebijakan membuka kembali kedatangan WNA dan ditemukan kasus positif corona. Kita juga mendengar berita diberikannya izin masuk kembali kepada TKA asal China ke Indonesia baru-baru ini.

“Khususnya khususnya mengenai tenaga kerja asing (TKA), kita harusnya menyelamatkan nyawa kita dulu, kemanusiaan kita dulu. Kalau kegiatan kita saja dibatasi, apalagi yang dari mancanegara seharusnya. Ini harusnya kita ingatkan bahwa yang terpenting adalah penanganan Covid 19, yang lain-lain bisa kita tunda, tidak akan runtuh ekonomi kita kalau TKA itu tidak diberikan izin masuk sekarang. Mari kita tunda, bersabar sampai keadaan sudah lebih kondusif”, kata Sandiaga Uno dalam Seminar Nasional Online Seri Covid-19, “The New Normal Indonesia: Forecast Ekonomi, Binis, dan Sosio Politik”, Rabu (13/5/2020).

Seminar ini diadakan oleh Pascasarjana Institut STIAMI, Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI), dan Center for Public Policy Studies (CPPS). Dalam seminar yang diikuti lebih dari 500 orang ini, bertindak sebagai moderator adalah Dr. Taufan Maulamin, Direktur Pascasarjana Institut STIAMI.

Terkait topik seminar ini, Bang Sandi, sapaan akrabnya, menilai, new normal yang tadinya sekadar teori, kini jadi kenyataan. New normal adalah istilah dalam bisnis dan dan ekonomi yang mengacu pada krisis keuagan di 2007-2008, lalu resesi global 2008-2012. Dunia bisnis dan ekonomi mengalami transformasi, bahwa mereka harus beradaptasi terhadap kondisi realita terkini. Lalu berkembang istilahnya di bidang lain, tidak hanya ekonomi, juga juga sosial dan politik.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.