Minggu, 22 November 2020

Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Wafat, Respons Jokowi Cuma Begini

Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Wafat, Respons Jokowi Cuma Begini

Jakarta, Swamedium.com — Seorang warganet, Indah Ratu Maharani menyayangkm respons pemimpin negara sekelas Presiden Joko Widodo menanggapi meninggalnya Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Jokowi dikritisi sikapnya yang hanya mengirim karangan bunga ucapan duka cita.

Hal itu disampaikan Ratu melalui akun Facebooknya, Selasa (12/5) kemarin.

Respon Pemimpin negara tak sebesar saat melepas Gleen Fredly, bahkan dengan Didi Kempot pun kalah..

Beliau memang bukan artis, bukan penyanyi yang punya banyak penggemar..

Beliau adalah Penerima Penghargaan bintang dharma, bintang yudha dharma utama, Pernah meraih bintang kartika eka paksi utama, bintang yudha dharma pratama, bintang kartika eka paksi pratama, bintang yudha dharma nararya, bintang kartika eka paksi nararya, dan satyalencana seroja.

Mungkin karena beliau tak sejalan dalam perjuangan PilPres 2019 silam, maka kepergiannya pun tak perlu ‘ditangisi’..

Cukup dengan karangan bunga.. 😢😢

Selamat Jalan Jenderal…
Semoga jasa-jasamu diberian ganjaran Pahala yang jauh lebih mulia di sisi Allah SWT..


Pemakaman Jenderal Djoko Santoso

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara pemakaman secara militer Panglima TNI periode 2007-2010 Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.

Jenazah Djoko Santoso dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Minggu (10/5/2020).

Bertugas sebagai Inspektur Upacara (Irup), Marsekal Hadi membacakan apel persada di depan pusara Jenderal (Purn) Djoko Santoso.

“Semoga jalan dharma bhakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka,” ucap Panglima sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis, Minggu sore.

Prosesi pemakaman Djoko Santoso sendiri tetap mengikuti standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal itu untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam prosedur tetap (Protap) upacara pemakaman militer, pasukan sendiri berjumlah satu kompi atau 120 personel.

Namun dengan adanya Covid-19, maka jumlahnya hanya 40 personel dengan jarak antara pasukan peserta upacara dua meter.

Diketahui, semasa berdinas, Djoko Santoso dianugerahi berbagai penghargaan Bintang Jasa atau Tanda Jasa, di antaranya Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Utama, dan Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Kemudian disusul Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, dan Satyalencana Seroja.

Sementara itu, sebagai wujud penghormatan terakhir dan bela sungkawa atas meninggalnya mantan Panglima TNI ke-16, TNI menyatakan berkabung dengan mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari pada 10 hingga 17 Mei di seluruh jajaran TNI di Indonesia.

Djoko Santoso meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada pukul 06.30 WIN, Minggu (10/5/2020).

Ia meninggal dunia karena mengalami pendarahan di otak.

Pejabat yang hadir

Sejumlah pejabat negara menghadiri pemakaman almarhum Djoko Santoso di San Diego Hills, Minggu (10/5). Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti proses pemakaman secara militer tersebut.

Hal ini disampaikan oleh anggota DPR yang juga Waketum Gerindra Sugiono. Ia ikut mendampingi Prabowo dalam prosesi pemakaman.

“(Prabowo) Ikut, ikut ke pemakaman juga. Ini baru selesai,” ujar Sugiono.

“Pemakaman jenazah di San Diego Hills, Irupnya Panglima TNI,” kata dia.

Sugiono menuturkan, hadir pula mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo dalam prosesi pemakaman tersebut.

“Pak Edhy Prabowo (Menteri KKP) juga ikut. Yang ke pemakaman ada Pak Anies Baswedan, Riza Patria (Wagub DKI), Pak Tjahjo Kumolo, Pak Gatot Nurmantyo,” ujar Sugiono.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sebelum jenazah dibawa ke San Diego Hills, KSAD Jenderal Andika Perkasa memimpin upacara pelepasan jenazah di rumah duka.

Djoko merupakan Panglima TNI pada periode 2007-2010. Kemudian, dia terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ia pun pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.