Rabu, 03 Juni 2020

Din: Umat Islam Tak Perlu Balas Dendam terhadap Ketidakadilan Pemerintah

Din: Umat Islam Tak Perlu Balas Dendam terhadap Ketidakadilan Pemerintah

Foto: Din Syamsuddin (sketsa ualng foto oleh Atho’ Khoirani/PWMU.CO)

Jakarta, Swamedium.com — Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof Dr H. M. Din Syamsuddin menegaskan Umat Islam tak perlu ‘balas dendam’ pada konser musik yang digelar pemerintah dengan membuka masjid yang menimbulkan berkumpulnya orang banyak di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak ini.

Sebagai warga negara yang baik, umat Islam diserukan untuk selalu menampilkan teladan yang baik (qudwah hasanah).

Biar pihak lain melanggar, tapi kita dapat menahan hawa nafsu untuk tidak terjebak ke dalam kesesatan.

Din pun meminta umat Islam tak perlu balas dendam dengan ketidakadilan pemerintah dalam membatasi kegiatan masyarakat selama pandemi Covid-19. 

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Dr M Din Syamsuddin menegaskan hal itu dari enam seruan yang disampaikan pada PWMU.CO Selasa (19/5/2020). Berikut isi lengkap seruan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Bismillahirrahmanirrahim

Sehubungan dengan Covid-19 masih merebak di seluruh Indonesia, dan korban yang dinyatakan positif masih bertambah, maka demi keselamatan bersama dipesankan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, kepada segenap rakyat Indonesia, khususnya umat Islam, agar tetap mematuhi anjuran para ahli kesehatan untuk menjaga jarak sehat secara fisik (physical distancing). Yakni dengan menghindari kerumunan yang dapat mendorong penularan Covid-19.

Kedua, Kepada pemerintah untuk melaksanakan secara konsekuen peraturannya sendiri tentang PSBB (pembatasan sosial berskala besar). Yakni dengan tidak mengizinkan kegiatan-kegiatan yang mendorong orang berkerumun di tempat-tempat umum. 

Peraturan tersebut perlu dilaksanakan secara berkeadilan. Jangan melarang umat Islam bershalat jamaah di masjid tapi mengizinkan orang banyak menumpuk di bandara dan tempat keramaian lain.

Ketiga, kepada pemerintah agar bersimpati dengan penderitaan rakyat yang mengalami kesusahan hidup karena menganggur sementara bantuan sembako tidak terbagi merata. 

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.