Jumat, 03 Juli 2020

Mardani Ancam Bongkar Indikasi Pelecehan Aturan PSBB Oleh IPDN

Mardani Ancam Bongkar Indikasi Pelecehan Aturan PSBB Oleh IPDN

Jakarta, Swamedium.com — Mardani, anggota Komisi II PKSS DPR RI, mengancam akan mengulik secara mendalam saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan IPDN berkaitan dengan beredarnya foto-foto mengindikasikan kegiatan perayaan di lingkungan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) yang abai PSBB.

Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kepeduliannya atas wabah pendemi ini.
“Saya pastikan akan mempertanyakan indikasi pelecehan PSBB oleh IPDN ini. Semua elemen berjibaku melawan penyebaran Covid-19. Alih-alih menjadi bagian meredam, IPDN justru seperti melecehkan. Ini jelas amoral dan minus rasa peka atas nasib bangsa”. Ujarnya memendam gusar.

Mardani, inisiator #KamiOposisi menyesalkan jika foto-foto yang beredar itu benar terjadi. Rangkaian foto tersebut berisi seperti kegiatan perayaan di hari libur lebaran dan dilakukan di IPDN, lembaga di bawah naungan Kemendagri RI.

“Menjadi ironi, jika (hal ini) benar terjadi, ketika ada pembatasan sholat Ied di mana-mana, namun institusi pemerintah menyelenggarakan pesta dan mengundang biduan bernyanyi di hari nan fitri ini,” ujarnya.

Beredar foto-foto mengindikasikan pengabaian PSBB di institusi IPDN berupa kegiatan yang dihadiri seperti para praja, rektor dan beberapa orang pengajar-staf di lingkungan IPDN. Menyikapi peredaran foto tersebut, Mardani sangat menyayangkan jika memang terjadi kegiatan seperti tergambar dalam rangkaian foto tersebut.

Mardani, juga pernah menjabat pimpinan Komisi II DPR RI, yang salah satu mitra kerjanya adalah IPDN di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), mengingatkan tentang situasi negeri yang masih rawan penyebaran Covid-19.

“Meskipun ada pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun kita tetap harus waspada untuk memutus rantai penyebaran virus, di antaranya menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” Mardani kembali mengingatkan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.