Kamis, 02 Juli 2020

Pemerintah Buka Kembali Rumah Ibadah dengan Protokol New Normal

Pemerintah Buka Kembali Rumah Ibadah dengan Protokol New Normal

Foto: Jamaah Sholat Shubuh berjamaah memadati Masjid Al Akbar, Surabaya, Minggu (2/4). (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pemerintah akan membuka kembali rumah ibadah secara bertahap. Namun tetap semua kegiatan ibadah harus mentaati protokol kenormalan baru atau new normal.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan semua tempat ibadah yang melakukan kegiatan harus memiliki izin. Nantinya izin tersebut akan direvisi setiap bulan.

“Pada 15 Mei lalu, Presiden mengatakan tentang new normal maka semua bidang menyesuaikan dengan ini, di bidang Kementerian Agama kami buat konsep umum secara bertahap kegiatan ibadah di rumah ibadah dibuka kembali dengan menaati new normal,” kata Fachrul Razi seperti dikutip dari Antara, Rabu (27/5/2020).

Ia mengatakan, manfaat dibukanya rumah ibadah dalam tatanan normal baru setidaknya mencakup lima hal, yakni menjawab kerinduan umat kepada rumah ibadah, meningkatkan pahala ibadah, dan meningkatkan upaya spiritual.

Selanjutnya memberikan reward kepada daerah yang telah terbukti berhasil mengurangi angka penyebaran Covid-19 dan memberikan ketenangan batin kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Pelaksanaan dan detailnya, hanya boleh ke rumah ibadah untuk (daerah) yang relatif aman Covid-19 dan rekomendasi camat atau bupati wali kota sesuai dengan level,” katanya.

Hal itu berarti dengan tetap mengkaji dan mempelajari wilayah yang angka penularannya rendah setelah ditinjau maka camat akan mengeluarkan izin pembukaan rumah ibadah setelah dikonsultasikan dengan bupati.

“Karena yang tahu status new normal keseluruhan terutama R0 atau effective reproduction number RT adalah tingkat bupati ke atas, jadi dari kepala desa dipelajari forum komunikasi kecamatan, konsultasi ke kabupaten lalu keluar izin, izin direvisi tiap bulan kalau dikasih izin, Covid-19 meningkat ya dicabut,” ucapnya.

Menag menegaskan rekomendasi dan izin tersebut akan dikeluarkan dengan sangat fair yakni bahwa yang memenuhi syarat akan dilanjutkan tetapi jika sebaliknya, terjadi penularan yang semakin tinggi izin tersebut akan dicabut kembali.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.