Selasa, 07 Juli 2020

Gugus Tugas Jatim: Surabaya Bisa Jadi Wuhan

Gugus Tugas Jatim: Surabaya Bisa Jadi Wuhan

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi, khawatir Kota Surabaya bisa menjadi seperti di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Bila warganya tetap nekat dan tidak disiplin dengan prosedur kesehatan, Surabaya bisa saja menjadi seperti kota tempat virus corona atau covid-19 itu menyebar cepat. Lebih dari 3.000 orang meninggal dan Kota Wuhan harus lockdown selama 4 bulan.  

Surabaya, Swamedium.com — Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi, menyebutkan 65 persen angka kasus Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Jawa Timur yang berasal dari Surabaya Raya, yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik, menjadi alasan yang membuat Surabaya bisa jadi seperti Wuhan.

Karena itu, Joni meminta agar penanganan kasus corona di Surabaya Raya, terutama di Kota Surabaya, tidak setengah-setengah. Masyarakat juga harus disiplin dengan prosedur kesehatan yang telah ditetapkan dan sesuai dengan rekomendasi WHO.

“Ini tidak main-main, kalau kita tidak hati-hati maka Surabaya bisa jadi Wuhan,” kata Joni kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 27 Mei 2020.
  
Berdasarkan data Covid-19 Jawa Timur per 26 Mei 2020, total kasus positif di Jatim sebanyak 3.939 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 2.118 kasus di Kota Surabaya, 542 kasus di Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik 134 kasus. 

Dari data ini, Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur melihat bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang diterapkan hingga selesai jilid kedua, belum begitu efektif. Daerah lain bisa saja melaksanakan protokol tatanan normal baru atau new normal, tapi Surabaya rasanya masih harus bersabar dulu. Ini tentu bisa terjadi bila warga tidak disiplin. 

Saat ini Gugus Tugas sedang fokus untuk menurunkan rate of transmission atau tingkat penularan Covid-19, terutama di Surabaya yang saat ini masih 1,6. Karena itu perlu dipastikan penerapan pembatasan sosial berskala besar berjalan dengan baik. 

“Rate of transmission Covid-19 di Surabaya masih 1,6. Artinya, ketika ada 10 orang (positif Covid-19), dalam satu Minggu jadi 16 orang (positif Covid-19),” katanya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.