Selasa, 07 Juli 2020

Saat NKRI Bukan Milik Pemenang Pilpres

Saat NKRI Bukan Milik Pemenang Pilpres

Foto: Erros Djarot.

Jakarta, Swamedium.com — Atas tulisan saya yang berjudul “meredupnya kewibawaan negara” banyak yang bertanya; ini benar tulisan Anda? Bukannya Anda pendukung Jokowi? Sebuah pertanyaan yang cukup membuat saya geleng-geleng kepala. Bukankah setiap warga negara berkewajiban mendukung siapa pun yang menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dalam setiap Pemilu digelar? Terlebih lagi ketika yang menang berasal dari kubu yang sama. Dengan sikap ini, pertanyaan di atas menjadi sangat absurd dari kacamata –tugas dan tanggungjawab seorang warga negara. 

Salah satu tugas yang harus dan wajib dilakukan adalah mengingatkan bahwa Pemenang Pilpres tidak serta merta menjadi pemilik NKRI. NKRI tetap menjadi milik seluruh rakyat Indonesia. Maka ketika aspirasi rakyat kebanyakan tak terwakili dalam kebijakan para pemenang Pilpres, rakyat wajib mengingatkan. Seperti ketika pemerintah membiarkan atau malah sengaja menghadirkan Undang-undang tentang Minerba yang baru saja dilangsir DPR. Juga kebijakan menaikkan tarif BPJS di tengah suasana keprihatinan ekonomi rakyat yang kian terasa mencekik leher. Juga masalah Omnibus Law yang masih menuai pro-kontra yang tajam.

Belum lagi kebijakan seputar investasi dan pekerja asing yang dibiarkan bebas masuk atas nama kepentingan menjaga hubungan baik dengan negara saudara tua, China. Dan tentunya masih ada lagi sejumlah kebijakan yang kehadirannya dirasakan sebagai sikap politik pemerintah –yang diberi mandat oleh rakyat, dirasakan tidak berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

Sehingga merasa  aspirasi rakyat tak tersuarakan. Heavy pro investasi yang berujung dengan berbagai kebijakan dan langkah pengamanan investasi; dirasakan sangat pro para pemodal dan pemberi modal ketimbang pro bangunan ekonomi rakyat dan ekonomi kerakyatan. Belum lagi masalah kecemburuan sosial yang ditimbulkan dan yang dianggap masalah biasa-biasa saja.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.