Senin, 13 Juli 2020

New Normal Vs New Wave, Mana yang Lebih Dulu Hadir?

New Normal Vs New Wave, Mana yang Lebih Dulu Hadir?

Foto: Pembunuhan oleh polisi Minneapolis terhadap George Floyd yang memicu aksi anarkis warga Amerika Serikat.

Jakarta, Swamedium.com — Seolah dunia menuntut diberlakukannya ‘new normal’ pasca pandemik, sehingga Indonesia harus ikut-ikut menjalankannya. Sementara rakyatnya nggak ngerti ‘new normal’ itu apa. Sambil berharap segera mendapatkan ‘new bansos’.

Di belahan dunia lain, di Amerika sana, justru terjadi ‘new wave’. Gelombang kerusuhan akibat kematian orang kulit hitam di tangan (lebih tepatnya: di kaki dan dengkul) polisi kulit putih. Eskalasinya semakin membesar.

Kasus kematian George Floyd membuat letupan di sana. Letupan yang kemudian membesar menjadi ledakan emosi yang dahsyat dari rakyat. Ledakan emosi yang tak hanya membakar, juga melumpuhkan kota, bahkan mengancam kelumpuhan pemerintahannya dan negaranya.

Ledakan emosi yang bisa jadi merupakan puncak dari akumulasi emosi-emosi rakyat Amerika terhadap pemimpinnya dalam menjalankan laju pemerintahannya serta dalam hal penanganan pandemik juga tengah berlangsung di sana. Seperti kita tahu, lonjakan kasus covid di Amerika begitu luar biasa, tertinggi melewati China sendiri sebagai negara asal muasal pandemik korona muncul. Dan, korban kematian akibat pandemik korona di Amerika pun merupakan salah satu tertinggi di dunia.

Nah, sekarang pertanyaannya: manakah yang akan lebih dulu hadir di Indonesia? Apakah ‘new normal’ yang saat ini tengah serius dan gencar dikampanyekan oleh pemerintah saat ini, ataukah ‘new wave’ yang datang dari Amerika? (*)

*Penulis: Nadeem (Mantan Marbot)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.