Jumat, 10 Juli 2020

RUU HIP: Memeras Pancasila, Mengancam Agama dan Negara?

RUU HIP: Memeras Pancasila, Mengancam Agama dan Negara?

Foto: Wahyudi al Maroky.

Jakarta, Swamedium.com — Publik tahu bahwa RUU HIP (Haluan Ideologi Pancasila) ini membahas Pancasila. Namun dalam konsiderannya justru tidak memuat Tap MPRS No. XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI, Organisasi Terlarang, dan Larangan Menyebarkan dan Mengembangkan Faham Komunisme/Marxisme-Leninisme.

Akibatnya, sulit menghindari dugaan publik RUU ini terpapar “virus Komunis”. Semestinya dalam membahas Pancasila, TAP MPR yang melarang PKI, komunis, leninisme, sosialisme harus dimasukan dalam konsideran. Karena sejarah mencatat beberapa kali PKI yang berpaham komunis telah berkhianat dan memberontak di negeri ini.

Draft RUU HIP ini terdiri dari 10 Bab dan 60 Pasal. RUU ini merupakan inisiatif DPR yang kini dipimpin oleh Puan Maharani (PDIP). Di sisi lain, RUU ini dibahas oleh Panja (panitia Kerja) yang dipimpin juga oleh politisi PDIP, Rieke Dyah Pitaloka. Nampaknya PDIP banyak memainkan peran pada RUU ini.

Entah mengapa DPR mengusulkan RUU semacam ini. Apalagi ditengah wabah corona yang telah menelan banyak korban. RUU ini sangat berbahaya dan mengancam keutuhan negara, perlu mendapat perhatian dan kewaspadaan dari seluruh elemen bangsa. Jangan sampai RUU justru diperalat untuk tunggangan ideologi lain, termasuk Sosialis dan Komunis. Sedangkan saat ini Kita sudah cukup menderita dengan kapitalis dan liberalis.

Beberapa indikasi keajaiban RUU ini;

PERTAMA; Mengapa di musim pandemi Covid-19 ini DPR justru mengusulkan RUU semacam ini. DPR sangat tidak sensitif dengan penderitaan rakyat. Mengapa bukan fokus mengawasi penanganan dan membuat RUU untuk menyelamatkan jiwa rakyat dari wabah Corona? Patut diduga ada misi terselubung pada RUU ini dengan memanfaatkan situasi dan kondisi masa pandemi kini.

KEDUA, Dugaan publik itu semakin diperkuat dengan tidak dimasukkannya Tap MPRS No. XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI, Organisasi Terlarang, dan Larangan Menyebarkan dan Mengembangkan Faham Komunisme/Marxisme-Leninisme ke dalam konsideran RUU ini. hal ini justru menambah kecurigaan publik akan adanya misi terselubung dalam RUU ini.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.